ADVERTISEMENT

2 Konglomerat India Rebutan Posisi Orang Terkaya di Asia

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 01 Agu 2022 09:21 WIB
Chairperson of Indian conglomerate Adani Group, Gautam Adani delivers his speech during the inauguration 6th the Bengal Global Business Summit (BGBS) in Kolkata, India, Wednesday , On April 20,2022. (Photo by Debajyoti Chakraborty/NurPhoto via Getty Images)
Gautam Adani/Foto: Debajyoti Chakraborty/Getty Images
Jakarta -

Miliarder India Mukesh Ambani melalui Reliance Industries Ltd Ambani sedang mempertimbangkan membeli raksasa telekomunikasi asing. Hal ini diputuskan setelah dirinya digeser oleh Gautam Adani sebagai orang terkaya di Asia.

Reliance Jio Infocomm Ltd Ambani adalah pemain teratas di pasar seluler India, sedangkan Grup Adani yang tidak memiliki lisensi untuk menawarkan layanan telekomunikasi nirkabel sukses mengubah bisnisnya menjadi besar. Ini lah yang membuat kubu Ambani dalam siaga tinggi.

Ajudan menyarankan Ambani mengejar target luar negeri dan melakukan diversifikasi di luar pasar India. Ada juga yang menasihati agar menghemat dana untuk menangkis segala tantangan di dalam negeri.

Ambani yang memiliki kekayaan US$ 89,6 miliar atau setara Rp 1.328 triliun (kurs Rp 14.830) disebut tidak pernah menawar asing karena lebih memutuskan mempertahankan kekuatan finansial jika ada tantangan dari pesaingnya. Kini kekayaan bersih Adani telah mencapai US$ 118 miliar atau setara Rp 1.749 triliun berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, Senin (1/8/2022).

Setelah berkembang di wilayah mereka masing-masing selama lebih dari dua dekade, dua orang terkaya di Asia ini semakin menapaki landasan yang sama. Terbaru Ambani dan Adani sama-sama berpartisipasi dalam lelang jaringan 5G di India.

Hal ini membuat panggung bentrokan dengan implikasi yang meluas baik di luar perbatasan India maupun di dalam negerinya karena ekonomi US$ 3,2 triliun merangkul era digital, memicu perlombaan untuk kekayaan di luar sektor-sektor yang dipimpin komoditas di mana Ambani dan Adani menghasilkan kekayaan pertama mereka.

Pendiri perusahaan penasihat investasi Mumbai KRIS, Arun Kejriwal mengatakan kedua keluarga India itu sama-sama haus akan pertumbuhan kekayaan dan mereka diprediksi akan terus bersaing satu sama lain.

"Ambani dan Adani akan bekerja sama, hidup berdampingan dan bersaing. Dan akhirnya, yang terkuat akan berkembang," kata Kejriwal.

(aid/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT