ADVERTISEMENT

Diam-diam ke Rusia, Luhut Dapat Tugas Khusus dari Jokowi

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 05 Agu 2022 18:30 WIB
Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan saat wawancara untuk detikcom di acara Blak-blakan, Kamis (19/7).
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkap baru saja pulang dari kunjungan kerja ke Rusia. Dalam kunjungan itu Luhut mendapatkan tugas khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tadi malam saya baru kembali dari Rusia diperintahkan Presiden untuk juga mencoba mengatasi defisit kita Rp 502 triliun tadi," katanya dalam acara Silaturahmi Nasional PPAD seperti ditayangkan di akun YouTube PPAD TNI, Jumat (5/8/2022).

Berdasarkan kunjungan kerjanya beberapa hari di Rusia, Luhut pun mengaku sudah mendapatkan hasil yang bagus dari hasil pertemuannya dengan pimpinan Rusia. Meski tidak dijelaskan detail apa hasil dari kunjungan itu, Luhut mengatakan sudah melaporkannya ke Jokowi.

"Dengan beberapa langkah yang hasilnya sangat baik yang sudah kami ke bapak Presiden," lanjutnya.

Dalam kesempatan kunjungan ke Rusia, Luhut juga membicarakan soal perang Rusia dan Ukraina. Berdasarkan hasil pertemuan dengan pimpinan Rusia, terkait perang disebut belum ada kepastian kapan akan selesai.

"Saya di Rusia saya bicara dengan deputy PM-nya, kita juga bicarakan soal ini, belum ada kepastian kapan akan selesai. Jadi Ukraine war dengan Rusia ini kita belum tahu kapan akan selesai," tutupnya.

Sebagai informasi, terkait defisit Rp 502 triliun yang ditugaskan ke Luhut, Jokowi dalam kesempatan yang sama sempat mengatakan bahwa anggaran subsidi BBM saat ini mencapai Rp 502 triliun. Menurutnya tidak ada negara di dunia yang berani menggelontorkan dana subsidi sebesar itu.

Dia melanjutkan, pemerintah rela menggelontorkan dana subsidi BBM sebesar itu demi menahan laju inflasi. Sebab jika harga BBM subsidi naik akan langsung mempengaruhi harga barang-barang lainnya.

"Begitu harga bensin naik, harga barang otomatis melompat bersama-sama. Oleh sebab itu pemerintah mengeluarkan anggaran subsidi yang tidak kecil Rp 502 triliun yang tidak ada negara berani memberikan subsidi sebesar yang dilakukan Indonesia," ucapnya dalam acara Silatnas dan Ultah ke-19 Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat.



Simak Video "Luhut Buka Suara Disebut 'Menteri Segala Urusan'"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT