ADVERTISEMENT

Contoh Investasi Tak Akan Dipengaruhi Inflasi

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 05 Agu 2022 15:41 WIB
Portrait of a mid adult woman checking her energy bills at home, sitting in her bedroom. She has a worried expression and touches her face with her hand while looking at the bills. Focus on the woman while the interior architecture of the bedroom is defocused.
Foto: iStock
Jakarta -

Sebagian besar kita merasa khawatir ketika terjadi inflasi yang sering menimbulkan gejolak di masyarakat seiring dengan naiknya harga bahan pokok dan harga barang secara bertahap. Sejak April 2022, pemerintah dan PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) level premium sekitar 10-20%.

"Kita melihat situasi kenaikan harga di berbagai negara tidak mampu terserap. Kenaikan itu berdampak langsung ke perekonomian dan masyarakat sehingga banyak negara mengalami kenaikan harga di dalam negaranya, termasuk harga energi dan pangan," ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Tingginya inflasi membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengelola pengeluarannya karena harga barang dan jasa yang semakin tinggi. Tak hanya itu, inflasi juga memaksa mereka jauh lebih berhati-hati dalam berinvestasi. Tetapi, investasi tetap harus dilakukan segera karena kenaikan harga aset akan mengalahkan kenaikan penghasilan dalamd jangka panjang.

Dari banyak jenis investasi, properti hunian merupakan salah satu investasi yang harus dimiliki karena papan adalah bagian dari kebutuhan pokok dan semua orang butuh hunian. Walaupun nilainya tinggi, namun jika tepat dalam memilih, maka investasi propertI hunian selain menguntungkan di masa depan, juga dapat meningkatkan kualitas hidup saat ini.

"Kaum urban yang bekerja di Jakarta dapat menghabiskan 30% dari pendapatan mereka untuk transportasi, terutama kendaraan pribadi. Selain biaya bensin yang tak menentu harganya, biaya jalan tol, parkir, pemeliharaan kendaraan, bahkan depresiasi nilai kendaraan menjadi biaya yang tidak sedikit harus ditanggung. Namun, jika mereka tinggal di kawasan yang nyaman dan mudah menjangkau transportasi publik, fasilitas pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan sehari-hari, maka biaya-biaya perjalanan tersebut dapat dikurangi sangat signifikan.

Alih-alih, mereka dapat memanfaatkan penghematan tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup, seperti menyekolahkan anak di sekolah yang lebih baik, menggunakan fasilitas kesehatan yang lebih berkualitas, dan mengkonsumsi nutrisi yang lebih bergizi untuk keluarga" ujar Arum Prasasti, General Manager Bintaro Jaya High Rise.

Semua pemikiran inilah yang mendasari PT. Jaya Real Properti, Tbk., pengembang kota mandiri terdepan di Selatan Jakarta Bintaro Jaya, untuk mewujudkan sebuah kawasan mixed-use yang terintegrasi dengan transportasi publik dan memiliki fasilitas lengkap yang akan meningkatkan kualitas hidup penghuninya, sekaligus meningkatkan nilai strategis kawasan dengan pembangunan yang terus menerus kedepannya. Pengembangan ini salah satunya adalah Bintaro Plaza Residences, kawasan mixed-use seluas 29 Ha yang merupakan pengembangan TOD (Transit Oriented Development) Stasiun Pondok Ranji.

PT Jaya Real Properti, Tbk. sangat paham akan kebutuhan sarana mobilitas dan aksesibilitas dalam beraktivitas dengan membangun kawasan hunian yang saling terhubung dengan fasilitas dan akses transportasi publik berbasis TOD (Transit Oriented Development). Bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia, kini wajah Stasiun Pondok Ranji telah diremajakan dan akses baru Stasiun Pondok Ranji yang nyaman dan bebas macet pun telah dibuka di bulan Maret 2022. Akses baru ini berada di dalam kawasan Bintaro Plaza Residences. Dari stasiun ini, pusat bisnis Sudirman Jakarta dapat dicapai hanya dalam 20 menit dengan hanya 3.000 rupiah saja.

Bintaro Plaza Residences (BPR) merupakan kawasan mixed-use di dalam Kota Mandiri Bintaro Jaya yang mengusung konsep integrated lifestyle. Telah hadir di dalamnya pusat perbelanjaan Bintaro Plaza, Hotel Citra Dream, Rumah Sakit Mitra Keluarga, Sekolah Pembangunan Jaya, dan hunian vertikal Tower Altiz dan Breeze.

Selanjutnya, BPR akan terus dikembangkan menjadi kawasan komersial dan 11 tower hunian vertikal. Saat ini, BPR sedang melakukan pembangunan infrastruktur yang mengutamakan pejalan kaki. Fasilitas lainnya juga segera hadir, seperti Artbox Creative Community Compound dan taman ekosistem Aviary Park.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT