ADVERTISEMENT

Singapura Tarik Lagi 2 Es Krim Haagen-Dazs Gegara Pestisida, Ini Daftarnya

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 06 Agu 2022 14:50 WIB
Infografis kronologi Es Krim Haagen-Dazs Vanila Ditarik dari Pasar
Ilustrasi/Foto: Infografis detikcom/Denny Putra
Jakarta -

Pengumuman! Singapura kembali menarik dari peredaran 2 produk es krim Haagen-Dazs. Langkah ini diambil setelah Komisi Uni Eropa untuk Keamanan Makanan dan Pakan mengeluarkan pemberitahuan penarikan kembali Cokelat Belgia Häagen-Dazs dan Cookies & Cream Ice Cream dari Perancis karena adanya etilen oksida.

Mengutip keterangan tertulis Singapore Food Agency (SFA), importir produk es krim tersebut, Frosts Food & Beverage (Pte.) Ltd, diminta segera menarik kembali 2 es krim itu dari peredaran. Penarikan kembali kini sedang berlangsung.

"Etilen oksida adalah pestisida yang tidak diizinkan untuk digunakan dalam makanan. Meskipun ada tidak ada risiko langsung untuk konsumsi makanan yang terkontaminasi dengan etilen oksida tingkat rendah, lama paparan jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, paparan zat ini harus diminimalisir semaksimal mungkin," demikian penjelasan SFA, dikutip Sabtu (6/8/2022).

SFA meminta Konsumen yang telah membeli 2 produk es krim Haagen-Dazs di atas tidak mengonsumsinya. Bagi mereka yang telah mengonsumsinya diminta segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan setempat.

Daftar produk es krim Haagen-Dazs yang ditarik otoritas Singapura:

(1) Nama Produk: Haagen Dazs Cokelat Belgia Es krim (100mL)
Tanggal kedaluwarsa: 8 Juni 2023
negara asal: Prancis

(2) Nama Produk: Haagen Dazs kue & krim Es krim (473mL)
Tanggal K3daluwarsa: 27 Mei 2023
negara asal: Prancis

Sementara itu, mengutip Channel News Asia (CNA), importir Frosts Food & Beverage mengatakan setelah penarikan sukarela es krim Vanilla Haagen-Dazs bulan lalu, pemilik merek yaitu General Mills, telah mengambil langkah pencegahan tambahan dengan memperpanjang penarikan ke dua produk lainnya.

"Tidak ada produk Haagen-Dazs lainnya yang terpengaruh," ujar pihak importir.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT