ADVERTISEMENT

Digitalisasi Bikin Bisnis Makin Gesit

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 09 Agu 2022 15:34 WIB
Ilustrasi digital.
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Teknologi digital sudah merambah ke seluruh sendi-sendi kehidupan manusia, termasuk untuk urusan bisnis. Digitalisasi diyakini bisa membuat pergerakan bisnis semakin gesit.

Direktur Utama PT Anabatic Solusi Digital Nugraha Santosa menyatakan bahwa transformasi digital merupakan suatu keharusan bagi perusahaan termasuk industri perbankan. Menurutnya inovasi bisnis yang relevan untuk menjawab kebutuhan pasar, perubahan perilaku dan harapan pelanggan sejalan dengan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat

"Saat ini, organisasi akan mencari layanan dan solusi yang dapat membantu bisnis mereka menjadi gesit, fleksibel, dan terus dapat bertahan," tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022).

Menurutnya masih banyak sekali yang dapat dikerjakan di lingkup transformasi digital khususnya di bidang perbankan. Dirinya yakni kemampuan Anabatic Digital akan membantu mendorong dan membantu mempercepat laju transformasi digital bank di seluruh Indonesia.

"Anabatic Digital akan membawa kemampuan dan deretan pengalamannya di industri keuangan untuk mendefinisikan kembali layanan keuangan generasi berikutnya," tambahnya.

PT Anabatic Solusi Digital (Anabatic Digital), anak perusahaan PT Anabatic Digital Raya dan sub-holding PT Anabatic Technologies Tbk hari ini mengumumkan kolaborasi dengan PT Sunline Master International (Sunline), untuk mendukung perbankan di Indonesia percepat transformasi digital dan mengoptimalkan proses bisnis.

"Kami sangat senang dapat bermitra dengan Sunline, bersama-sama kami akan manghadirkan pengalaman digital yang luar biasa bagi dunia perbankan dan membuka nilai bisnis yang lebih besar bagi kustomer kami," ucap Santosa.

Transformasi digital tetap menjadi tren penting dalam industri perbankan Indonesia. Kebutuhan akan transformasi sangat penting dan telah menjadi prioritas utama bagi industri perbankan untuk menjadi lebih gesit di pasar yang berubah dan berkembang pesat. Digitalisasi telah menciptakan berbagai peluang baru untuk meningkatkan inklusi keuangan serta menjadi agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia tahun ini.

Di Indonesia, sejalan dengan laporan Bank Indonesia memperkirakan transaksi digital banking akan mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2022. Peningkatan tersebut bahkan menyentuh angka Rp 8.000 triliun, dari Rp 40.000 triliun pada 2021 menjadi Rp 48.000 triliun pada 2022.

Kolaborasi strategis antara Anabatic Digital dan Sunline akan menggabungkan kekuatan dan keahlian kedua perusahaan dalam hal teknologi keuangan, kemampuan teknis, dan sumber daya untuk memperkaya layanan keuangan digital dan mendorong adopsi perbankan digital di negara ini.

Ruby Zhou, Country Manager Sunline Indonesia mengatakan, pihaknya bangga dapat berkolaborasi dengan Anabatic Digital. Sebagai pakar TI keuangan terkemuka dan didorong dengan tujuan untuk menciptakan inovasi perbankan.

"Kami percaya upaya dan komitmen berkelanjutan kami dalam menawarkan kemajuan teknologi inovatif akan membantu perbanakan di Indonesia untuk memberikan layanan keuangan berkualitas dan siap untuk menghadapi pasar yang kompetitif dan semakin mendorong transformasi digital industri keuangan di Indonesia."

Sunline telah dinobatkan sebagai Forbes China Top 100 Potential Enterprises dan Top IDC China FinTech Pioneer pada tahun 2017 dan terus menawarkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan industri keuangan terutama dalam gerakan perbankan digital.

Pengalaman dan keahlian Anabatic Digital di bidang lembaga keuangan lokal, bisnis perbankan, dan praktik perbankan Syariah Indonesia telah berhasil megimplementasikan berbagai projek untuk mendukung perbankan inti konvensional, perbankan syariah, dan perbankan digital.



Simak Video "Perlunya 'Pahlawan' untuk Bantu UMKM Berinovasi dengan Teknologi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT