ADVERTISEMENT

Semester I-2022, Cucu Usaha HK Bukukan Penjualan Beton Rp 287 M

Yudistira Imandiar - detikFinance
Selasa, 09 Agu 2022 19:55 WIB
PT Semen Indogreen Sentosa (HKSIS) membukukan nilai penjualan Rp 287 miliar sepanjang semester I 2022.
Foto: Dok. Hutama Karya
Jakarta -

PT Semen Indogreen Sentosa (HKSIS) membukukan nilai penjualan Rp 287 miliar sepanjang semester I 2022. Capaian anak perusahaan Hakaaston (HKA) yang bergerak di bidang industri beton ready mix itu turut berkontribusi dorong kinerja positif Hutama Karya (HK) di semester I 2022.

Direktur Utama PT Semen Indogreen Sentosa Aminudin Aziz menyampaikan beton siap pakai (ready mix) yang diproduksi sejak tahun 2013 tersebut disuplai ke beberapa proyek yang HKSIS terlibat, di antaranya Proyek Pembangunan Jalan Tol Mojokerto-Kertosono, pembangunan Jalan Tol Solo-Ngawi, proyek Jalan Tol Surabaya-Mojokerto, proyek Bendungan Semantok Paket 2 hingga proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru-Dumai.

"Total penjualan dan produksi HKSIS hingga Semester I 2022 masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Kami optimis dapat meningkatkan penjualan hingga akhir tahun 2022 dengan sejumlah strategi yang telah dipersiapkan, seperti ekspansi target market untuk memaksimalkan penggunaan aset yang dimiliki di area proyek, mencari supplier dengan harga yang kompetitif, proaktif koordinasi dengan owner calon proyek," jelas Direktur Utama HKSIS Aminudin Azis dalam keterangan tertulis, Selasa (9/8/2022).

"Adapun di Semester II ini kami akan fokus pada pengerjaan Proyek JTTS yakni JTTS Ruas Pekanbaru-Bangkinang, JTTS Ruas Tebing Tinggi-Serbelawan, JTTS Ruas Binjai-Pangkalan Brandan, JTTS Ruas Indralaya-Prabumulih, JTTS Ruas Tebing Tinggi-Inderapura, Junction Tebing Tinggi, Bendungan Way Apu di Pulau Buru, Ambon," tutur Aminudin.

HKSIS juga telah mendapatkan lima sertifikasi ISO yang diselenggarakan oleh Otabu Global Services serta sudah terakreditasi oleh International Accreditation Services (IAS) dan International Accreditation Forum (IAF). Dari lima sertifikat yang diraih ini, satu di antaranya merupakan re-sertifikasi dari ISO yang telah diraih sebelumnya yaitu ISO 9001 Standar Manajemen Mutu dan keempat lainnya merupakan sertifikat yang baru diraih.

Sertifikat yang diraih oleh HKSIS meliputi ISO 14001 - 2015 Sistem Manajemen Lingkungan, ISO 9001 - 2015 Standar Manajemen Mutu, ISO 31000 - 2018 Sistem Manajemen Risiko, ISO 45001 - 2018 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja, ISO 37001 - 2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Sebelumnya, selama tahun 2021, HKSIS membukukan penjualan beton ready mix sebesar Rp 719 miliar dengan total produksi beton ready mix sebesar 682.403 m3. Aminudin menyampaikan perolehan tersebut merupakan salah satu keberhasilan yang didapat selama 10 tahun perusahaan ini berdiri dan semenjak diakuisisi oleh HKA pada Agustus 2020 lalu.

Saat ini SIS sedang berfokus pada pengerjaan proyek JTTS yang bekerja sama dengan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan beberapa proyek lain yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan diraihnya sertifikat ISO ini, ujar Aminudin, diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan dan kualitas produk unggulan dari HKSIS.

(akd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT