ADVERTISEMENT

Ekonomi RI 5,4%, Wamendag: Pasar Kembali Bergairah

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Rabu, 10 Agu 2022 10:00 WIB
Harga Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik di Pasar Lenteng Agung.
Foto: Harga Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik di Pasar (Kholida Qothrunnada/detikcom)
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal 2-2022 sebesar 5,4%. Sektor perdagangan dinilai punya kontribusi besar pada pencapaian ini.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, perdagangan di sektor riil semakin bergairah seiring dengan tren belanja masyarakat yang sudah berangsur pulih. Jerry yakin, pemulihan ekonomi pasca pandemi semakin cepat.

"Saya sudah berkeliling pasar. Memang terlihat adanya kebangkitan ekonomi pasca pandemi yang kian mantap. Konsumsi masyarakat membaik seiring dengan berjalannya kembali sektor-sektor ekonomi baik formal maupun informal." kata Jerry, Rabu (10/8/2022).

Menurut Jerry, perdagangan rakyat menjadi indikator nyata dari pertumbuhan ekonomi mengingat besarnya kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap perekonomian Indonesia. Hal itu ditandai dengan aktivitas perdagangan di pasar-pasar yang kian ramai dan aktif. Artinya, daya beli masyarakat pun meningkat.

Kementerian Perdagangan sendiri menurut Jerry terus berusaha menjaga ketersediaan pasokan kebutuhan masyarakat, khususnya bahan pokok dan penting (bapokting). Ini untuk menjaga agar harga bahan pokok dan penting menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat.

"Khususnya bahan pokok, beberapa sudah kembali turun harganya, seperti minyak goreng, bawang dan daging. Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan kementerian terkait terus berupaya meminimalisasi dampak-dampak kondisi global seperti perang di Ukraina terhadap peningkatan harga komoditas di Indonesia," tuturnya.

Di sektor perdagangan luar negeri, Indonesia juga terus mencatatkan surplus yang berkontribusi positif bagi ekonomi nasional secara umum. Berdasarkan data BPS, surplus Indonesia pada tahun ini, sampai dengan Juni sudah mencapai 24,8 Milyar Dolar atau lebih tinggi dari 2021 yang mencapai 11,4 Milyar Dolar.

"Pak Mendag, saya dan seluruh jajaran Kementerian Perdagangan optimis sekali bahwa perdagangan Indonesia akan terus tumbuh positif sehingga bisa melampaui sebelum pandemi. Itu tekad kami dalam rangka mewujudkan semangat Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebagai tema peringatan Kemerdekaan tahun ini." imbuh Jerry.



Simak Video "Jokowi Banggakan Ekonomi RI: Kita Ini Tertinggi Loh di G20"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT