ADVERTISEMENT

Simulasi Keliling Jakarta Cuma Bayar Maksimal Rp 10.000

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 11 Agu 2022 13:42 WIB
Halte Integrasi Centrale Stichting Wederopbouw (CSW), Jakarta, mulai diujicoba. Sejumlah warga pun mulai menyambangi ujicoba halte tersebut.
Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Dengan berlakunya tarif integrasi transportasi umum di Jakarta, maka kini biaya maksimum menggunakan angkutan umum massal di Jakarta hanya Rp 10.000. Syaratnya, perjalanan harus menggunakan kombinasi antara Transjakarta, MRT, dan/atau LRT.

Nah, bagi yang ingin mendapatkan paket tarif integrasi ini, wajib menggunakan pembayaran dengan menggunakan kartu uang elektronik.

"Metode pembayaran paket tarif layanan angkutan umum massal menggunakan uang elektronik dengan prosedur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan." bunyi Kepgub DKI Jakarta Nomor 733 Tahun 2022 tentang Besaran Paket Tarif Layanan Angkutan Massal.

Lalu apa perbedaan tarif integrasi dengan sebelumnya?

Jika sebelumnya perjalanan dari Kota ke Lebak Bulus menggunakan kombinasi Transjakarta dan MRT menghabiskan biaya Rp 17.500 (Rp 3.500 + Rp 14.000). Maka dengan tarif integrasi, biaya yang dibutuhkan hanya Rp 10.000.

Caranya, detikers harus menggunakan perjalanan kombinasi dari dua moda transportasi umum, yakni Transjakarta dan MRT. Misalnya, dari Kota ke Bundaran HI menggunakan Transjakarta berbiaya Rp 3.500. Kemudian dilanjutkan dengan MRT dari Bundaran HI menuju Lebak Bulus dengan biaya Rp 14.000.

Perlu diingat, waktu maksimal perjalanan untuk mendapatkan tarif integrasi ini adalah 180 menit. Artinya, pengguna harus menyelesaikan sekali perjalanannya menggunakan integrasi moda tidak lebih dari tiga jam.

Selain itu perpindahan moda harus dilakukan di halte/stasiun integrasi yang telah tersedia. Saat ini halte atau stasiun yang sudah terintegrasi secara fisik adalah halte/stasiun Bundaran HI (MRT dan Transjakarta), halte CSW dan stasiun MRT ASEAN, serta halte Rawamangun dan stasiun LRT Velodrome.

Jadi, perjalanan kombinasi untuk mendapatkan tarif integrasi tersebut harus mempunyai irisan di salah satu halte/stasiun tersebut.

Simak juga Video: Menjajal Kembali MRT Setelah Kapasitas Penumpang Kini Boleh Full 100%

[Gambas:Video 20detik]



(eds/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT