ADVERTISEMENT

Bak Kota Mati, Dulu Jaya Kini Mal Blok M Merana

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 11 Agu 2022 15:08 WIB
Mal Blok M Sepi/Achmad Dwi Afriyadi-detikcom
Foto: Mal Blok M Sepi/Achmad Dwi Afriyadi-detikcom
Jakarta -

Mal Blok M di Jakarta Selatan pernah menjadi salah satu pusat perbelanjaan yang populer di Jakarta. Dulu, banyak orang dari Jakarta dan sekitarnya berkunjung ke mal yang letaknya di bawah terminal bus ini.

Mereka biasanya menghabiskan waktu untuk jalan-jalan, belanja atau sekadar nongkrong. Sementara, para pedagang banyak yang membuka ruko untuk menggelar dagangannya seperti pakaian, sepatu, aksesoris dan lainnya.

Tak cuma di ruko, saat masa jayanya banyak pedagang yang membuka dagangan hingga di jalan akses mal ini.

Namun, kondisi Mal Blok M saat ini jauh berbeda. Mal ini sangat sepi bak kuburan.

Seperti dilihat detikcom, Kamis (11/8/2022), suasana hening langsung terasa begitu menyusuri tangga pintu masuk Mal Blok M. Tak banyak aktivitas di pusat perbelanjaan ini.

Begitu masuk, pengujung akan disambut pemandangan banyak ruko yang tertutup rapat. Dari puluhan ruko yang tersedia, hanya 4-5 ruko yang buka.

Tak seperti layaknya mal yang begitu masuk disambut oleh udara dingin dari AC, di mal ini pengunjung akan merasakan udara yang hangat. Sesekali ada udara dingin berasal dari AC ruko yang buka.

Kondisi mal pun tak begitu terawat. Tampak beberapa cat tembok mengelupas dan bagian plafon yang tampak mau lepas. Pengunjung yang melintas pun sedikit sekali, bisa dihitung dengan jari.

Agung, penjaga ruko sepatu, mengatakan, dulu Mal Blok M sangat ramai. Kondisi saat ini sangat jauh berbeda, bahkan ia menyebut mal ini mati.

"Mulai sepi 2017 ke sini, apalagi ditimpa sama pandemi COVID. Pandemi itu 3 tahun ya? 2,5 tahun itu mati, sama aja. Kalau kita buka penglaris aja nggak ibaratnya. Habis itu mulai ke sini, ya baru tahun ini sih mendingan jualan masih ada," katanya kepada detikcom di sela kesibukannya.

Hal senada diungkap Momo, penjaga ruko toko pakaian. Dia mengatakan, dulu mal sangat ramai. Bahkan, dulu waktu untuk santai saja tidak ada.

"Aktivitas dulu di sini mah nggak ada duduk-duduk begini. Berdiri mulu karena ramai. Ini mah apaan, tidur juga bisa," ungkap wanita berambut cepak tersebut.

Saksikan juga Sosok Minggu ini: 3 Medali dari Udin Si Tukang Bubur

[Gambas:Video 20detik]



(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT