ADVERTISEMENT

Anggaran COVID-19 Tahun Depan Disetop, Pandemi Sudah Usai?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 11 Agu 2022 15:45 WIB
Airlangga Hartarto
Foto: Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Pemerintah tahun depan tak akan lagi menggelontorkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari pandemi COVID-19. Apa itu artinya pandemi dianggap sudah usai?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan untuk dan PEN akan berakhir pada tahun ini. Untuk tahun ini sendiri pemerintah mengalokasikan dana PEN sebesar Rp 455,62 triliun.

"Kalau PEN ini akan berakhir tahun ini. Sama seperti undang-undang yang terkait dengan perubahan budget defisit. Sehingga seluruh biaya dikembalikan ke sektor masing-masing," kata dia dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Kamis (11/8/2022).

Dia menyebutkan untuk anggaran sektor Kesehatan kembali ke Kemenkes, lalu sektor ekonomi balik ke Kementerian/Lembaga masing-masing.

"Jadi tidak berarti bahwa programnya tidak dilaksanakan, tetap itu bergeser ke K/L masing-masing, termasuk untuk perlindungan sosial," jelasnya.

Airlangga sebelumnya juga pernah menyampaikan rencana tersebut di Badan Anggaran DPR terkait penghentian anggaran penanganan COVID-19.

Memang pemerintah sudah berencana untuk menghentikan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) pada akhir tahun ini.

Sebagai gantinya, Pemerintah Indonesia akan fokus mengurus krisis global dalam kelompok Global Crisis Response Group (GCRG).

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengungkap kelompok itu akan fokus untuk menangani krisi global, terutama krisis pangan, energi dan keuangan.

Susiwijono menambahkan KCP-PEN yang akan dihentikan akhir tahun ini jika kasus COVID-19 tahun ini terus melandai.

"KPC-PEN mudah-mudahan seiring dengan melandasinya COVID-19 ini mungkin kita di tahun ini masih ada KPC-PEN. Program PEN masih akan tetap ada untuk mendorong ekonominya, di tahun depan GCRG jangka waktunya satu tahun jadi dari April ke April. Kalau G20 berakhir 30 November. Artinya tahun depan tinggal tersisa mengurus GCRG," ungkapnya.



Simak Video "Satgas Covid-19: Kita Perlu Berhati-hati dalam Memaknai Akhir Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT