Tahun 2007
Setoran BUMN Dikurangi 40%
Senin, 26 Jun 2006 10:32 WIB
Jakarta - BUMN-BUMN boleh sedikit 'bernafas'. Pemerintah berniat mengurangi setoran dividen dari BUMN hingga 40% lebih. Rencana itu tertuang dalam usulan RAPBN 2007.Pada tahun 2007, pemerintah mengusulkan target penerimaan dividen BUMN sebesar Rp 13,863 triliun. Angka ini lebih rendah daripada target penerimaan dividen tahun 2006 dalam APBN-P 2006 sekitar Rp 21,687 triliun. Demikian penjelasan Menkeu Sri Mulyani di depan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/6/2006). Hadir dalam kesempatan tersebut, Menneg BUMN Sugiharto.Target kontribusi penyumbang dividen terbesar untuk tahun 2007 adalah Pertamina sebesar Rp 6 triliun, PT Telkom Tbk Rp 1,99 triliun, BNI Rp 1,252 triliun, BRI Rp 1,209 triliun, Aneka Tambang Rp 260 miliar, Jamsostek Rp 171 miliar, PGN Rp 144 miliar, Krakatau Steel Rp 143,69 miliar, Semen Gresik Rp 140,278 miliar, Jasa Marga Rp 122,056 miliar. Kontribusi penyumbang dividen per sektor adalah Pertamina Rp 6 triliun, perbankan Rp 3,364 triliun, komunikasi Rp 1,9 triliun, asuransi Rp 361 miliar, perkebunan Rp 324 miliar, pertambangan Rp 285 miliar, pelabuhan Rp 244 miliar, energi Rp 193 miliar, kebandarudaraan Rp 186,22 miliar, baja dan konstruksi baja Rp 143,469 miliar. Sri Mulyani menjelaskan, kewajiban-kewajiban BUMN untuk menyetor dividen tertuang dalam UU No 20 tahun 1997 tentang penerimaan negara bukan pajak. "Ini salah satu landasan hukum. Peranan BUMN adalah menyumbangkan dividen untuk negara," tegasnya.Dasar hukum lainnya adalah PP No 41 tahun 2003 tentang pelimpahan kedudukan, tugas dan kewenangan Menkeu pada persero, perum dan perjan kepada Menneg BUMN. Dan juga PMK No 41/PMK.02/2005 tentang tatacara penyetoran PNBP dari hasil-hasil pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan. Dasar perhitungan penerimaan dividen untuk tahun anggaran 2007 yakni dari rencana kerja anggaran perusahaan tahun anggaran 2006. Dengan pay out ratio untuk kategori BUMN sehat 10-50 persen, BUMN asuransi 0-30%, BUMN akumulasi rugi 0%, BUMN minoritas 25-50%.
(qom/)











































