ADVERTISEMENT

Alfamart Gandeng Hotman Paris di Kasus Pengutil Coklat: Karyawan Sudah Sesuai SOP

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 15 Agu 2022 13:57 WIB
Seorang karyawati Alfamart, Amelia, pergoki seorang wanita pengemudi Mercy bernama Mariana yang diduga mencuri coklat pada Sabtu (13/08) pukul 10.30 WIB di Alfamart Sampora, Tangerang Selatan. Menurut pihak Alfamart, Amelia yang memergoki Mariana kemudian dipaksa buat video klarifikasi karena diancam UU ITE.
Foto: 20Detik
Jakarta -

PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) Tbk resmi menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea dalam kasus karyawannya yang diancam UU ITE dan dipaksa minta maaf ke ibu-ibu yang mengutil cokelat di minimarket tersebut. Langkah hukum ini diambil karena menurut perusahaan tindakan karyawan sudah sesuai tugasnya.

"Menanggapi peristiwa pencurian di toko Alfamart Sampora, Tangerang Selatan pada hari Sabtu 13 Agustus 2022. Saya mewakili manajemen alfamart menyatakan dan menegaskan bawah perusahan sepenuhnya mendukung karyawan kami yang berdasarkan investigasi awal sudah mengerjakan tugasnya sesuai prosedur," kata Corporate Affairs Director Sumber Alfaria Trijaya, Solihin, dalam video yang diunggah di akun Twitter resmi Alfamart, Senin (15/8/2022).

Berkaitan dengan karyawannya yang diancam UU ITE hingga harus meminta maaf ke konsumen yang mencuri cokelat di depan publik, Alfamart tidak terima atas tindakan tersebut.

"Kami menolak tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap karyawan yang telah berupaya menjalankan tugasnya dengan baik," jelasnya.

Untuk itu, Alfamart resmi menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea untuk membela karyawannya di ranah hukum. Ia berharap kasus ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar bisa menghormati hak satu sama lain.

"Alfamart telah menunjuk kantor hukum Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum kami. Kami berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar menghormati hak setiap warga negara di mata hukum," tutupnya.

Sebagai informasi, masalah ini berawal dari karyawan Alfamart yang merekam tindakan yang dilakukan seorang wanita yang ketahuan mengambil sejumlah cokelat. Dalam video yang tersebar di media sosial Twitter dan TikTok, karyawan Alfamart mengikuti wanita tersebut sampai ke mobilnya yang diketahui Mobil Mercy.

"Itu bu, saya lihat," kata salah satu karyawan Alfamart sambil menunjuk-nunjuk ke arah cokelat di tangah ibu-ibu tersebut.

Dalam video, wanita itu baru mengakui ketika dikejar hingga ke mobil dan memberikan sejumlah cokelatnya. Karena ketahuan, wanita itu baru mempertanggungjawabkan atau membayar produk yang dia ambil.

"Iya saya ambil," kata wanita itu samar-samar.

"Kenapa ibu nggak jujur? Bayar dululah" lanjut karyawan yang merekam tindakan wanita tersebut.

"Gimana sih ambil cokelat," lanjut karyawan Alfamart yang diduga pemilik video.

Baru kemudian wanita tersebut turun dari mobilnya dan mengatakan akan membayar produk yang dia ambil. "Yaudah sini bayar," ujar wanita tersebut.

Kemudian video itupun viral di media sosial dari TikTok dan Twitter. Karyawan Alfamart itupun didatangi oleh wanita yang disebut bernama Mariana dan seorang pengacaranya. Dalam kesempatan itu karyawan diketahui diancam dengan UU ITE dan akhirnya dipaksa meminta maaf kepada Mariana di depan publik.



Simak Video "Sah! Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Alfamart Vs Pengutil Coklat"
[Gambas:Video 20detik]
(ada/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT