ADVERTISEMENT

Jawab Tantangan Zaman, Ini Jurus Unilever Jaga Loyalitas Konsumen

Dea Duta Aulia - detikFinance
Rabu, 17 Agu 2022 10:45 WIB
Kantor atau gedung Unilever
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Memiliki beragam pilihan produk merupakan salah satu cara untuk dapat menjangkau konsumen. Sebab dengan beragamnya pilihan, konsumen akan dengan mudah untuk mendapatkan kebutuhan yang mereka cari, sesuai dengan preferensi atau pilihan.

Salah satu perusahaan yang memiliki portofolio produk yang beragam adalah Unilever. Di Indonesia perusahaan tersebut memiliki lebih dari 40 brand yang brand nya merupakan market leader di setidaknya 12 kategori industri FMCG.

Dengan hadirnya beragam produk tersebut membuat Unilever terus tumbuh. Bahkan, sejumlah inovasi yang kerap dihadirkan membuat perusahaan tersebut siap bersaing untuk menjawab tantangan zaman.

"Perseroan terus bertumbuh dengan kinerja yang kuat meskipun diterpa tantangan harga komoditas yang kian melonjak. Kinerja positif perseroan ini didorong oleh beberapa hal, di antaranya fundamental yang solid melalui penguatan pondasi di Distributive Trade; penguatan di channel masa depan (e-commerce), dan di kategori dan brand-brand kunci yang didukung dengan investasi yang kuat," kata Ira Noviarti, Presiden Direktur Unilever Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (16/8/2022).

Ia mengatakan, ada 5 strategi yang telah dijalankan oleh Unilever. Pertama, memperkuat potensi penuh dari brand-brand besar serta produk utama melalui inovasi dan program marketing terdepan untuk mendorong pertumbuhan pasar.

Kedua, memperluas dan memperkaya portfolio ke premium dan value segment. Ketiga, memperkuat kepemimpinan di channel utama (GT dan Modern Trade) dan channel masa depan (e-commerce). Empat, penerapan E-Everything di semua lini, termasuk memimpin di digital & data driven capabilities. Kelima, terus berupaya untuk menjadi yang terdepan dalam pembangunan bisnis yang berkelanjutan.

Ira memastikan dalam proses eksekusinya, kelima strategi tersebut didukung dengan talenta yang berkompeten, sehingga dapat diterapkan secara maksimal. Terkait talenta, Unilever Indonesia merupakan perusahaan yang kerap menjadi pilihan pencari kerja dan dinobatkan sebagai Indonesia's #1 Employer of Choice selama 8 tahun berturut-turut.

"Kami yakin bahwa Unilever Indonesia memiliki fundamental, strategi, dan talenta-talenta yang tepat untuk terus menciptakan pertumbuhan yang konsisten, bertanggung jawab, dan berkelanjutan," katanya.

Upaya yang dilakukan oleh Unilever untuk menjawab tantangan zaman tidak hanya sebatas itu saja. Ira menjelaskan pihaknya juga akan menjaga loyalitas konsumen terhadap brand-brand yang dimiliki oleh Unilever.

Caranya yakni dengan selalu menghadirkan inovasi dan program marketing untuk terus mendorong pertumbuhan pasar. Secara angka, brand kunci kategori Foods dan Refreshment (F&R) Unilever seperti Royco, Bango, Sariwangi dan Buavita turut berkontribusi besar dan tumbuh 7,5% di kuartal II tahun 2022

Tak hanya itu, selama kuartal II 2022, pihaknya pun telah meluncurkan sejumlah inovasi dalam hal perluasan portfolio ke segmen premium. Tak hanya itu, selama kuartal II 2022, pihaknya pun telah meluncurkan sejumlah inovasi dalam hal perluasan portfolio ke segmen premium. Adapun produk inovasi yang dihadirkan berupa Dove Micellar Shampoo Hair Boost Nourishment, Tresemme Styling & Care Series, Lifebuoy Refresh n Cool Anti Dandruff with Milk Nutri Strong & Minty Lemon, Rinso, Superpell, Sunlight, dan Molto Korean Strawberry, Sariwangi Teh Hitam Jahe dan Kunyit dengan Vitamin C.

"Sejalan dengan pulihnya perekonomian Indonesia dan mobilitas masyarakat, kami juga melihat loyalitas konsumen yang semakin kukuh pada brand-brand andalan kami," katanya.

Tak hanya berbicara mengenai langkah ke depan yang akan diambil oleh Unilever Indonesia, Ira mengungkapkan syukur dan optimisme atas hasil kinerja perusahaan yang positif di semester I 2022.

Pihaknya mencatat, pertumbuhan laba bersih 12,6% secara tahunan menjadi Rp 3,4 triliun pada semester I 2022. Laba bersih tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih 7,8% secara tahunan menjadi Rp 21,4 triliun. "Semoga Unilever dapat terus maju bersama Indonesia melalui akselerasi pertumbuhan bisnis yang konsisten, kompetitif, menguntungkan, dan bertanggung jawab," pungkas Ira.



Simak Video "Alasan Direktur Unilever Indonesia Mengundurkan Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT