ADVERTISEMENT

Mau Genjot Traffic, Garuda Gandeng PPA Perbaiki Pesawat

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 19 Agu 2022 09:56 WIB
Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan frekuensi penerbangan yang semakin positif. Hal ini sejalan dengan pemberlakuan relaksasi perjalanan bagi masyarakat.
Foto: dok. Garuda Indonesia
Jakarta -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menggandeng PT Perusahaan Pengelola Aset untuk bekerja sama mendukung optimalisasi program restorasi atau pemulihan armada yang nantinya akan diutilisasikan untuk meningkatkan frekuensi penerbangan.

Kedua perusahaan tersebut telah menandatangani komitmen kerja sama yang dilaksanakan di Gedung Garuda Sentra Operasi, Cengkareng, Tangerang, Banten pada Kamis (18/8).

Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra yang turut disaksikan langsung oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pihaknya mendukung sinergi antara PPA dengan Garuda Indonesia sebagai langkah untuk memperkuat fondasi dan mendukung keberlanjutan Garuda Indonesia pasca Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

"Kerja sama ini menjadi solusi dalam upaya percepatan penambahan frekuensi penerbangan sebelum Garuda Indonesia mendapatkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN)," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/8/2022).

Menurutnya, konsep kerja sama ini merupakan terobosan yang dapat menjadi model baru serta membuka peluang untuk diterapkan pada ekosistem BUMN.

"Dengan mengedepankan aspek-aspek kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik, sehingga Garuda Indonesia bisa terbang lebih tinggi lagi," ujar Kartika.

Sementara Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi mengatakan, sebagai instrumen strategis pemerintah dalam mengoptimalisasi nilai ekosistem BUMN, pihaknya mendukung rencana ekspansi Garuda Indonesia untuk pemenuhan kecukupan armadanya.

"Kami optimistis terhadap prospek usaha Garuda Indonesia seiring dengan tingginya permintaan pasar domestik pasca pandemi," lanjutnya.

"Sebagai implementasi dari pilar bisnis Special Situations Fund, PPA menghadirkan solusi terstruktur yang mengedepankan manajemen risiko terukur dengan proses bisnis yang transparan dan tata kelola perusahaan yang baik," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa jalinan kerja sama dalam menunjang optimalisasi program restorasi armada ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia.

Tentunya sebagai national flag carrier untuk mengakselerasikan langkah pemulihan kinerja serta memenuhi kebutuhan aksesibilitas penerbangan yang semakin meningkat pasca diberlakukannya relaksasi mobilitas masyarakat di masa pandemi.

Lanjut ke halaman berikutnya



Simak Video "Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit ke Pengadilan AS"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT