ADVERTISEMENT

BPK Periksa Suntikan Modal ke BUMN 2020-2022, Ini Respons Erick Thohir

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 19 Agu 2022 21:43 WIB
Gedung BPK DKI Jakarta, Jl MT Haryono
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto: Menteri BUMN Erick Thohir
Jakarta -

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan memeriksa Penyertaan Modal Negara (PMN) pada BUMN periode 2020-2022. Menteri BUMN Erick Thohir pun menyambut baik keterlibatan BPK tersebut

Keikutsertaan BPK akan membantu proses transformasi dan perubahan model bisnis BUMN yang mendapatkan PMN agar berjalan transparan, akuntabel, dan efektif.

"Prinsipnya kami ingin memastikan transformasi BUMN di dunia yang tidak pasti ini berjalan lebih efisien, terbuka, berlandaskan good corporate governance, serta berinovasi sesuai bisnis model secara menyeluruh sesuai masing-masing BUMN. Peran BPK sangat penting dan strategis untuk mendorong hal tersebut," ujar Erick Thohir di Gedung BPK, Jakarta, Jumat (19/8), dikutip dari keterangan tertulis Kementerian BUMN.

Kehadiran Erick Thohir yang disambut Pimpinan VII BPK, Hendra Susanto, dalam rangka penerimaan surat tugas pemeriksaan BPK atas PMN terhadap beberapa perusahaan BUMN di periode 2020-2022.

Erick mengatakan kapasitas BUMN yang bertanggung jawab terhadap sepertiga perekonomian nasional dituntut menjaga amanah dalam mengelola uang negara agar memberi manfaat nyata bagi seluruh bangsa.

Di era keterbukaan ini, kadang persepsi publik lebih menonjol ketimbang fakta. Sering kali PMN dikonotasikan sesuai yang negatif. Begitu pula utang BUMN seringkali dipersepsikan buruk.

"Padahal faktanya, sejak 2012 hingga 2022, total kontribusi yang diberikan BUMN, baik itu dari pajak, PNBP, dan deviden kepada negara tiga kali lipat lebih besar ketimbang utang. Itu menandakan saat ini BUMN sehat," tutur Erick.

Permintaan Erick Thohir ke BPK di halaman berikutnya. Langsung klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT