Minat Buka Warteg Bahari? Segini Modal yang Harus Disiapkan

ADVERTISEMENT

Minat Buka Warteg Bahari? Segini Modal yang Harus Disiapkan

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Sabtu, 27 Agu 2022 22:00 WIB
warteg Kharisma Bahari
Foto: Istimewa/dok. detikFood
Jakarta -

Warung tegal atau yang biasa disingkat warteg merupakan tempat makan andalan banyak orang, terutama pegawai kantoran. Keberadaannya yang banyak kita jumpai dekat area publik dengan pilihan menu beragam dan harga murah menjadi alasan utamanya.

Bisnis ini pun semakin menjamur di berbagai tempat hingga menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Bahkan, kini tak perlu repot-repot kalau mau buka usaha warteg. Beberapa warteg telah menawarkan skema waralaba atau franchise yang bisa menjadi pilihan para calon pengusaha warteg.

Sebut saja salah satunya Warteg Kharisma Bahari (WKB), warteg yang membuka skema kerjasama franchise. Lantas bagaimana caranya?

Dilansir melalui laman resmi WKB Group, Sabtu (27/8/2022), warteg ini menawarkan tiga pilihan jenis gerai warteg, menyesuaikan dengan paket harga modal dan ukuran warung. Pertama ialah Warteg Kharisma Bahari, yang sesuai untuk budget menengah (eksklusif). Kemudian ada Warteg Mamoka Bahari untuk budget minimal (medium), dan ketiga yaitu Warteg Subsidi Bahari (small), yang sesuai untuk budget minimal dan pemula bisnis kuliner.

Tertarik untuk franchise? Caranya cukup mudah. Tinggal kunjungi laman resminya di franchisewartegkharisma.com atau wartegkharismabaharigroup.com. Dari sana, Anda akan diarahkan untuk menghubungi Whatsapp resmi pihak WKB.

Setelah menghubungi kontak Whatsapp, anda akan mendapatkan berkas Business Plan dari pihak warteg yang di dalamnya memuat penjelasan detail seputar skema kerjasama dan produk knowledge

Modal yang diperlukan untuk franchise warteg ini berkisar antara Rp 135 juta s.d 150 juta. Harga tersebut di luar biaya sewa tempat dan penentuan lokasi. Harga ini sudah termasuk renovasi atau pembangunan warung, peralatan dapur dan kamar mandi, perlengkapan fasilitas seperti kulkas dan meja, serta stok awal bahan baku untuk keperluan jualan.

Tidak berhenti sampai disitu, dalam berkas tersebut juga diberikan beberapa referensi pengelolaan, contoh laporan keuangan, dan mekanisme kinerja warteg secara struktural. WKB juga memberikan estimasi laporan bulanan seperti pengeluaran dan omzet.

Dalam Business Plan tersebut, WKB menjelaskan, pihaknya menggunakan sistem kemitraan sistem Jual Putus, di mana pembayaran hanya dilakukan di awal tanpa harus mengeluarkan biaya lainnya seperti biaya perpanjangan penggunaan brand kedepannya.

Mengenai lokasi warungnya sendiri, bisa ditentukan oleh pihak warteg pun Anda juga dapat memberikan sana. Lebih lanjut, tim WKB akan melakukan survei lokasi dan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Pihak WKB juga dapat membantu mencarikan tenaga pengelola apabila Anda atau mitra baru yang berminat buka warteg tidak dapat mengelola secara langsung.



Simak Video "Yuk! Berkunjung ke 'Warteg' di Qatar, Ada Sayur Asem hingga Bakso"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT