BlueScope Tutup Pabrik di Taiwan

BlueScope Tutup Pabrik di Taiwan

- detikFinance
Kamis, 29 Jun 2006 12:26 WIB
Sidney - Perusahaan baja terbesar Australia, BlueScope Steel mengumumkan rencana untuk menutup pabriknya di Taiwan. BlueScope juga berniat mengurangi sekitar 3 persen pekerjanya dalam rangka memangkas biaya operasional.BlueScope akan menutup pabrik dan keluar dari pasar konstruksi di Taiwan Oktober mendatang. Sebanyak 90 pekerjaan akan hilang dan 250 pekerja dari manajemen dan staff operasional akan kehilangan pekerjaannya.Dalam pernyataan resmi seperti dikutip dari AFP, Kamis (29/6/2006), BlueScope menyatakan bahwa tingginya harga bahan baku telah memaksa perseroan untuk melakukan program restrukturisasi.Dan termasuk dalam program itu adalah menutup pabrik timah di Australia yang terus mengalami rugi. Tingginya harga bijih besi yang mulai memberi pengaruh sejak 1 Juli membuat pabrik Port Kembla di negara bagian New South Wales harus ditutup dan menyebabkan 250 orang kehilangan pekerjaannya."Kami harus bertindak cepat untuk merespons kenaikan harga besar-besaran terhadap bahan baku, menyusul adanya kenaikan 19% atas bijih besi. Padahal pada tahun lalu harganya sudah naik hingga 71%, dan secara dramatis mengurangi permintaan lembaran timah Australia," ujar Chief Executive BlueScope, Kirby Adams.Kathryn Fagg, Presiden BlueScope Asia mengatakan, bisnis di Taiwan beroperasi sendiri dan selanjutnya tidak dapat hidup karena tidak bisa mendapatkan keuntungan dari unit operasional BlueScope lainnya.BlueScope Steel telah memiliki pabrik baja di Australia, Selandia Baru, Thailand, Malaysia dan Indonesia termasuk beberapa pabrik yang masih dibangun di Cina, Vietnam dan India. BlueScope Steel selama ini memasuk baja untuk gedung-gedung, konstruksi, manufaktur dan otomotif. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads