ADVERTISEMENT

Anggaran Kementan Tahun Depan Naik Jadi Rp 15 T Buat Tangani PMK-Kedelai

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 02 Sep 2022 13:48 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo/Foto: dok. Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melaporkan total pagu anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) 2023 naik jadi Rp 15,42 triliun. Kenaikan itu demi menangani kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) dan pengembangan kedelai.

Angka itu naik dari pagu indikatif awal sebesar Rp 13,72 triliun maupun dari alokasi anggaran 2022 sebesar Rp 14,45 triliun. Hal ini disampaikan oleh Syahrul dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI Rabu lalu.

"Berdasarkan surat Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala Bappenas, pagu anggaran Kementan sebesar Rp 15,42 triliun atau ada tambahan Rp 1,7 triliun dari pagu indikatif sebesar Rp 13,72 triliun," katanya, dikutip Jumat (2/9/2022).

Adapun penambahan untuk penanganan PMK tahun depan Rp 1,25 triliun. Sementara untuk pengembangan kedelai sebesar Rp 450 miliar.

Dalam kesempatan itu juga, Syahrul memaparkan rencana baru Kementan dalam menghadapi krisis pangan global ke depan. Ada sejumlah target kerja yang akan dilakukan pemerintah.

"Kementan menyusun strategi baru dalam menghadapi krisis pangan dunia," jelasnya.

Pertama, meningkatkan kapasitas produksi pangan untuk komoditas pengendali inflasi seperti cabai, bawang merah. Kemudian mengurangi impor seperti jagung, kedelai, dan bawang putih, gula, tebu, dan daging sapi.

Kedua, pengembangan substitusi impor, seperti ubi kayu, sorgum dan sagu untuk substitusi gandum. Domba, kambing substitusi daging sapi. Aren, kelapa genjah, untuk substitusi gula tebu. Ketiga peningkatan ekspor, sarang burung walet, porang, daging ayam dan telur.

Simak juga video 'Jokowi Usul Anggaran Rp 3.000 T Tahun 2023, Buat Apa Saja?':

[Gambas:Video 20detik]



(ada/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT