Ibu-ibu Teriak Harga Pangan Naik Imbas BBM, Belanja Rp 100 Ribu Tak Cukup

ADVERTISEMENT

Ibu-ibu Teriak Harga Pangan Naik Imbas BBM, Belanja Rp 100 Ribu Tak Cukup

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 06 Sep 2022 11:42 WIB
Harga Pangan Naik di Pasar Senen
Ilustrasi/Foto: Puti Aini Yasmin
Jakarta -

Harga bahan pokok akan melonjak akibat naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini membuat ibu-ibu khawatir.

Seperti ibu rumah tangga bernama Yati yang ditemui di Pasar Jombang, Tangerang Selatan, Selasa (6/9/2022). Kenaikan harga pangan imbas BBM naik akan membuat dirinya semakin kebingungan mengatur keuangan rumah tangga.

Harga ayam yang kini mencapai Rp 42.000/ekor dirasa kurang untuk anggota keluarganya yang berjumlah enam orang. Uang belanja sehari-hari pun bisa bertambah d

"Kalau anggota keluarganya sedikit beli 1 ayam cukup ya, kalau kaya saya banyak kan beli 1 nggak cukup, paling nggak beli 2 kan. Belum bumbunya udah Rp 100.000 sendiri itu. Masa saya makan ayam aja, harus beli beras, sayuran," katanya kepada detikcom.

Yati mengatakan dirinya akan semakin bingung dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarganya. "Kan penghasilan nggak naik, tapi makanan saya masak masa naik, saya yang harus cari cara kan bingung kalau semua naik gara-gara itu ya bensin naik kemarin," lanjutnya.

Di tempat berpisah, ibu rumah tangga lainnya yang tidak mau menyebutkan namanya juga mengeluhkan hal yang sama. Ia menjelaskan saat ini saja harga kebutuhan pokok sudah naik.

"Sekarang sudah naik semua ini kan ya, kaya telur itu mahal, ayam mahal, cabai ya memang mahal terus ya," katanya sembari berbelanja di salah satu pedagang sayur di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Ia mengatakan jika semua harga pangan naik, jelas akan memberangkatkan kebutuhan rumah tangga. Menurutnya setiap rumah tangga tidak hanya membeli kebutuhan pangan satu macam saja.

"Kita kan ibu-ibu beli ya harus macam-macam, ya daging, ya ayam, telur itu sering, kebutuhan bumbu-bumbu, sayur. Kalau semua naik nanti ya pusing juga saya ya, gimana ini naik semua. Tapi nggak mungkin dikurang-kurangin makan," ujarnya.

"Jadi pas-pasan juga kita, harusnya pemerintah mikirin sampai sana. Uang jajan ke anak yang pakai motor aja kan jadi bertambah bensin naik, suami juga," tutupnya.

Simak juga Video: Demo Tolak Kenaikan BBM, Massa Mulai Berkumpul di Kawasan Patung Kuda

[Gambas:Video 20detik]



(ada/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT