Heboh! Pengguna Ojol Harus Bayar Karcis Rp 1.000 Masuk Stasiun Bekasi

ADVERTISEMENT

Heboh! Pengguna Ojol Harus Bayar Karcis Rp 1.000 Masuk Stasiun Bekasi

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 06 Sep 2022 13:53 WIB
PT KAI mempercantik sejumlah stasiun guna meningkatkan kenyamanan para penggunanya. Seperti di Stasiun Cikarang, Stasiun Bekasi Timur juga dilengkapi fasilitas Lift. Canggih!
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Ramai di media sosial tentang pengguna Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang protes karena ditarik karcis oleh manajemen parkir. Permasalahannya, penarikan karcis masuk itu diberlakukan untuk pengguna ojek online (ojol).

Salah satu akun Twitter mengungkapkan pengalamannya saat dia menggunakan ojol di area Stasiun Bekasi Timur. Ternyata dirinya harus membayar karcis masuk sebesar Rp 1.000.

"Awalnya suka sama Stat Bekasi Timur krn lift nya skrg udah berfungsi. Tp skrg kalau mau di pick up/drop off ojol harus bayar Rp. 1000 kesel krn kan gak parkir, gimana lansia/ibu bawa anak yg harus jalan jauuh ke depan halte, buat menghindari pungli itu," tulis akun @t*a**ia

Cuitannya itu turut mention akun @KAI121 dan @CommuterLine. Cuitannya itu sudah di-twit ulang sebanyak 435 kali dan disukai oleh 1.025 akun.

Akun KAI Commuter yang bercentang biru @CommuterLine pun sudah membalas cuitan itu. Perusahaan menyatakan bahwa parkir di Stasiun Bekasi Timur belum dikelola oleh pihak lain.

"Selamat sore. Dapat kami informasikan untuk pelayanan parkir di Stasiun Bekasi Timur belum dikelola oleh PT Reska. Kritik serta saran yg disampaikan, kami bantu sampaikan ke unit terkait untuk bahan evaluasi demi meningkatkan pelayanan serta kenyamanan para pengguna KRL. Tks," tulisnya.



Simak Video "Mobil Tertabrak KRL di Jakbar Karena Melintasi Penyeberangan Liar"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT