ADVERTISEMENT

Mendag Bangga Brand Fesyen Muslim Asal RI Ikuti London Fashion Week

Arief Budiman - detikFinance
Senin, 12 Sep 2022 22:37 WIB
Mendag Saat Konferensi Pers
Foto: Kemendag
Jakarta -

Kementerian Perdagangan mendukung keikutsertaan fesyen muslim Indonesia dalam gelaran London Fashion Week 2022. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berharap dukungan ini dapat membuka peluang fesyen muslim Indonesia semakin mendunia.

"Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada Klamby. Suatu hal yang membanggakan bagi Indonesia, Klamby menjadi merek fesyen Indonesia pertama yang berhasil tampil di ajang bergengsi London Fashion Week 2022, salah satu dari 'The Big Four' Fashion Weeks dunia," kata Zulhas, sapaannya, dalam keterangan tertulis, Senin (12/9/2022).

Saat konferensi pers keikutsertaan Klamby dalam ajang resmi peragaan busana di London Fashion Week 2022, Zulhas menyebut Indonesia mempunyai kearifan lokal yang beragam dengan potensi pasar fesyen muslim yang sangat besar. Populasi muslim dunia setara 25% total populasi dunia.

Pada 2060, jumlah muslim diprediksi meningkat menjadi 30% populasi global. Untuk mendukung fesyen muslim, Pemerintah Indonesia telah membuka kerja sama perdagangan dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tengah yang mayoritas penduduknya muslim. Termasuk untuk produk selain fesyen seperti perhiasan, baik emas maupun perak.

"Indonesia memiliki kekayaan keberagaman budaya sehingga memperbesar peluang ekspor fesyen muslim. Oleh karena itu, diharapkan kerja sama semua pihak agar Indonesia dapat menjadi kiblat fesyen muslim di dunia," ujarnya.

Sementara dalam sambutannya, Founder & Creative Director Klamby Nadine Gaus mengungkapkan keberhasilan Klamby merupakan bagian dari kesuksesan besar bagi industri fesyen Indonesia. Pihaknya berterima kasih atas dukungan dari berbagai pemangku kepentingan sehingga dapat berpartisipasi dalam ajang peragaan busana internasional di London Fashion Week 2022.

Turut hadir dalam acara ini Founder & Creative Director Klamby Nadine Gaus, Wardah Group Head Findi Novia Lusintasari, Kepala Editor Harper's Bazaar Indonesia Ria Lirungan, serta Direktur Hubungan Masyarakat Tokopedia Nuraini Razak.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT