ADVERTISEMENT

Dorong UMKM Lokal Berkembang, Mendag Janji Buat Kebijakan yang Berpihak

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 11 Agu 2022 16:53 WIB
Zulhas Blusukan ke Gudang Erigo
Foto: Dok. Kemendag
Jakarta -

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mendorong para pelaku usaha muda untuk terus mengembangkan usahanya. Zulkifli Hasan juga siap membantu para pelaku usaha muda, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM) melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak pada UKM.

Hal ini disampaikan Zulkifli saat kunjungan kerjanya ke Kantor Pusat Erigo di Tangerang, Banten. Kunjungan Zulkifli ke Erigo bertujuan untuk mendukung para pelaku usaha muda dalam mengembangkan usahanya.

"Ini yang harus kita dukung, anak muda punya talenta, punya kemampuan dalam mengembangkan produk-produk tekstil dan pakaian dalam negeri. Apalagi, bahan baku yang digunakan Erigo hampir 95 persennya berasal dari dalam negeri. Ini contoh yang bagus dan harus kita dukung," ungkap Zulkifli dalam keterangan tertulis, Kamis (11/8/2022).

Zulkifli pun menegaskan pentingnya keberpihakan kepada pengusaha muda, salah satunya di sektor industri tekstil.

"Keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha tekstil itu penting dilakukan, tetapi tentunya dalam kerangka aturan WTO. Untuk itu, pemerintahan harus membantu, membela, dan melindungi usaha-usaha serta industri dalam negeri," ucapnya.

Zulkifli juga mengaku bangga atas kemajuan pesat yang dicapai Erigo di masa pandemi dalam dua tahun terakhir ini. Adapun kunjungan Zulkifli ke Erigo dinilai menjadi salah satu bentuk dukungan moral.

"Saya ke sini memberikan dukungan moral. Salah satunya terhadap keikutsertaan Erigo pada New York Fashion Week untuk mempromosikan Indonesia. 'Indonesia Now' istilahnya," urainya.

Sementara itu, CEO Erigo Muhammad Sadad menyampaikan apresiasinya atas dukungan Zulkifli Hasan melalui kunjungannya ke Kantor Pusat Erigo.

"Kunjungan ini menjadi semangat bagi tim Erigo," ujar Sadad.

Sadad juga berharap pemerintah dapat terus mendukung para pelaku usaha melalui kebijakan yang diterbitkan agar para pelaku usaha tetap semangat meskipun di tengah pandemi dan krisis global.

"Kami menargetkan hari esok bisa lebih baik. Kami tidak mau berpuas diri. Kami berharap hubungan baik dengan pemerintah dapat memudahkan langkah ke depan," pungkasnya.

Sebagai informasi Erigo dirintis di tahun 2011. Awalnya, Erigo bernama Selected & Co dan lebih fokus ke pakaian batik. Dalam perkembangannya, barulah pendiri sekaligus CEO Erigo Muhammad Sadad menggeser fokus usahanya ke streetwear hingga sekarang.

Selama lebih dari satu dekade ini, Erigo secara konsisten hadir melalui pop-up store, baik di Indonesia maupun di luar negeri, seperti di SOHO, New York. Melalui lokapasar, Erigo juga sudah menjual produknya ke Filipina. Awal tahun depan, Erigo menargetkan untuk melakukan ekspor ke Eropa.

(akn/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT