ADVERTISEMENT

Impor RI di Agustus Naik 3,7% Jadi US$ 22,15 Miliar

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 15 Sep 2022 11:50 WIB
Aktivitas di pelabuhan peti kemas
Ilustrasi Ekspor dan Impor. Foto: dok. Pelindo I
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data neraca perdagangan Indonesia di Agustus 2022. Tercatat nilai impor di Agustus 2022 mencapai US$ 22,15 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan angka impor Agustus 2022 itu mengalami peningkatan 3,77% dibandingkan Juli 2022.

"Secara month to month nilai impor Agustus 2022 sebesar US$ 22,15 miliar atau naik 3,77% dibanding Juli 2022," ucapnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/9/2022).

Dia menjelaskan jika dibedakan, impor untuk non migas meningkat 9,23%, sementara untuk impor migas mengalami penurunan 16,92%.

"Peningkatan impor non migas pada Agustus 2022 karena peran komoditas antara lain mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya yaitu HS 84, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya HS 85, serta bahan bakar mineral HS 27. Selain itu terjadi juga penurunan impor migas karena minyak mentah dan hasil minyak," terangnya.

Sementara untuk ekspor pada Agustus secara bulanan mengalami peningkatan 9,17% mencapai US$ 27,91 miliar.

"Memasuki Agustus ini ekspor Indonesia secara month to month naik 9,17%. Kalau kita bandingkan dengan bulan sebelumnya atau secara nilai mencapai US$ 27,91 miliar," tuturnya.

Dia menjelaskan nilai ekspor US$ 27,91 miliar terdiri dari komoditas non migas meningkat 8,24%. Lalu untuk komoditas migas meningkat 25,59% secara month to month.

Dengan begitu, nilai ekspor pada Agustus 2022 masih lebih tinggi dibandingkan impor. Maka, surplus perdagangan RI pada Juli ini mencapai US$ 5,76 miliar. Itu berarti RI sudah 28 bulan berturut-turut mengalami surplus neraca perdagangan.



Simak Video "Dirut Sumatraco Langgeng Makmur Jadi Tersangka Kasus Impor Garam"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT