SBY Prihatin Masyarakat Kesengsem Produk Luar Negeri

SBY Prihatin Masyarakat Kesengsem Produk Luar Negeri

- detikFinance
Rabu, 05 Jul 2006 13:20 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku prihatin terhadap perilaku masyarakat yang tidak mencintai produk dalam negeri, tapi malah kesengsem produk buatan luar negeri."Masyarakat kita belum punya apresiasi yang memadai terhadap produk yang dihasilkan UKM, demam beli barang-barang dari luar negeri," sesal SBY.Hal itu disampaikan SBY ketika memberikan sambutan dalam pameran Small Medium Enterprises and Cooperation (Smesco) Festival 2006 di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/7/2006).Dalam acara itu hadir Menneg BUMN Sugiharto, Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman, dan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.Seharusnya produk lokal bisa menjadi tuan rumah di pasar dalam negeri. Apalagi ungkap SBY, jumlah penduduk Indonesia lebih dari 220 juta dan berpotensi besar menyerap produk UKM.Produk UKM juga diharapkan mampu melebarkan pasarnya di tingkat global. Maka itu, SBY menilai, perlu adanya upaya pengembangan UKM dalam percaturan pasar global.UKM diakui berperan penting dalam ekonomi kerakyatan, karena memberikan kontribusi terhadap lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan.SBY memaparkan, kegiatan usaha di luar pertanian terdiri dari usaha kecil sebanyak 19,3 juta usaha atau 77 persen, usaha menengah 5,2 juta juta usaha atau 21 persen dan usaha besar 500 ribu usaha atau 2 persen.Namun dalam struktur ekspor Indonesia tahun 2005, potensi sektor UKM baru mencapai 14,76 persen dibanding ekspor skala besar yang mencapai 85,24 persen. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads