Berapa Total Daerah yang Dapat 'Bonus' Rp 10 M karena Redam Inflasi?

ADVERTISEMENT

Berapa Total Daerah yang Dapat 'Bonus' Rp 10 M karena Redam Inflasi?

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Selasa, 20 Sep 2022 16:50 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Kementerian Keuangan mengalokasikan Dana Insentif Daerah untuk beberapa kategori. Salah satu yang prioritas adalah kepada daerah yang menurunkan angka inflasi.

"Karena sekarang modenya adalah menurunkan inflasi pusat dan daerah, jadi yang untuk menurunkan inflasi daerah kita berikan penilaian khusus sendiri," kata Dirjen Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti di kantor Kemenkeu, Selasa (20/9/2022).

Akan ada peringkat untuk masing-masing daerah sesuai dengan kinerja menurunkan inflasi. Rinciannya adalah 10 terbaik di tingkat pemerintah provinsi, 15 terbaik di tingkat pemerintah kota, dan 15 terbaik di tingkat pemerintah kabupaten.

"Jadi kita lihat champion-nya ada 10 daerah dalam provinsi, jadi dari 34 kita bandingkan, diambil 10 yg terbaik. Kemudian 15 pemkot terbaik, dan 15 kabupaten terbaik. Jadi di sini totalnya Ada 40 daerah yang dapat untuk penurunan inflasi daerah," ungkapnya.

Sebelumnha Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah pusat akan memberi hadiah Rp 10 miliar kepada pemerintah daerah (pemda) yang berhasil menurunkan inflasi di bawah level nasional. Dana itu akan diberikan melalui skema DID.

"Kita mungkin akan melihat kemungkinan memberikan Rp 10 miliar untuk masing-masing daerah yang bisa menurunkan (inflasi). Top 10 paling rendah di provinsi, kabupaten dan kota," kata Sri Mulyani di Istana Kepresidenan, Selasa (13/9/2022).

Astera menambahkan, perhitungan penurunan inflasi dilihat berdasarkan perbandingannya pada bulan Mei dan Agustus. Menurutnya daerah yang berhasil turunkan inflasi adalah yang menjadi juara. Dengan catatan, inflasi harus berada di bawah rata-rata inflasi nasional.

Selain pada inflasi, DID juga diberikan untuk pemda yang melakukan percepatan belanja daerah, belanja produk lokal, percepatan program vaksin, serta dukungan belanja daerah terhadap penurunan kemiskinan, pengangguran, dan stunting.

Anggaran DID tahun berjalan adalah sebesar Rp 7 triliun. Sebanyak Rp 4 triliun sudah disalurkan, sementara sisanya disalurkan masing-masing Rp 1,5 triliun di bulan September dan Oktober.



Simak Video "Jokowi Sentil Daerah yang Inflasinya Tinggi: Hati-hati!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT