ADVERTISEMENT

Efek Ngeri Inggris Krisis: Wanita Terpaksa Jadi PSK-Ribuan Sopir Bus Mogok

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Jumat, 23 Sep 2022 06:00 WIB
Petrol pumps out of use at a petrol station in London, Wednesday, Sept. 29, 2021. Prime Minister Boris Johnson sought to reassure the British public Tuesday that a fuel-supply crisis snarling the country was “stabilizing,” though his government said it would be a while before the situation returns to normal. Johnsons government has put army troops on standby to help distribute gasoline and help ease a fuel drought, triggered by a shortage of truck drivers, that has drained hundreds of pumps and sent frustrated drivers on long searches for gas. (AP Photo/Frank Augstein)
Mengantre BBM di Inggris/Foto: AP/Frank Augstein

Dilansir Reuters, Serikat pekerja Unite mengatakan, pemogokan oleh pengemudi bus London akan terus berlanjut sampai persoalan tuntutan gaji diselesaikan.

Memburuknya krisis biaya hidup di Inggris telah mendorong para pekerja di industri kereta api, maskapai penerbangan, hingga pengacara, bahkan staf serikat pekerja melakukan aksi mogok.

Rencana para pengemudi bus ini muncul setelah sebelumnya para pekerja kereta api dari beberapa operator di seluruh negeri mengungkapkan rencana mogoknya pada awal Oktober mendatang. Momen itu bertepatan dengan konferensi tahunan Partai Konservatif di Birmingham.

"Arriva benar-benar gagal mengatasi kekuatan perasaan di antara anggota kami karena mereka melihat tingkat gaji mereka terkikis. Perusahaan perlu kembali ke meja perundingan dengan tawaran yang memenuhi harapan wajar pekerja," kata Petugas Regional Unite Steve Stockwell dalam sebuah pernyataan.



Simak Video "Lis Truss Pimpin Rapat Kabinet Perdana, Bahas Strategi Atasi Krisis Energi di Inggris"
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT