Lukas Enembe Izin ke Mendagri Sebelum ke Luar Negeri? Begini Aturannya

ADVERTISEMENT

Lukas Enembe Izin ke Mendagri Sebelum ke Luar Negeri? Begini Aturannya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 26 Sep 2022 12:12 WIB
Profil Lukas Enembe, Kini Dicegah ke LN Usai Jadi Tersangka
Lukas Enembe Izin ke Mendagri Sebelum Keluar Negeri? Begini Aturannya/Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Nama Gubernur Papua Lukas Enembe lagi-lagi menjadi sorotan warga karena dirinya beralasan sakit sehingga tidak memenuhi panggilan KPK pada Senin (26/9) hari ini. Pihak Lukas Enembe tidak menjelaskan detail mengenai sakitnya.

"Kita sudah lapor hari Jumat kemarin di KPK, tidak mungkin hadir dalam keadaan sakit," kata kuasa hukum Lukas Enembe, Aloysius Renwarin, kepada wartawan, Minggu (25/9/2022).

Aloysius mengatakan pihaknya telah bersurat ke KPK untuk meminta penundaan pemeriksaan. "Masih sakit, kami sudah bikin surat resmi ke KPK untuk ditunda," kata dia.

Di sisi lain, memang benar Lukas Enembe selama ini kerap berobat ke luar negeri. Lukas Enembe memang telah mendapatkan izin dari Mendagri sebelum dirinya bisa keluar negeri.

Namun perlu diketahui bahwa izin berobat yang diberikan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe tidak ada kaitannya dengan proses hukum di KPK. Sebelumnya Mendagri menegaskan bahwa surat izin yang diberikan kepada Lukas Enembe sudah memenuhi persyaratan.

Selain itu surat Izin berobat ke LN yang diajukan oleh Gubernur Lukas Enembe ke Bapak Mendagri pada tanggal 31 Agustus 2022 lalu telah memenuhi syarat serta melewati mekanisme dan prosedur formal sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Diketahui bahwa ketentuan izin keluar negeri (LN) untuk PNS telah tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) Nomor 10 Tahun 2022.

Aturan ini berisi mengenai pencabutan SE Menteri PANRB No. 3/2022 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

"SE ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan dengan berlakunya SE ini, maka SE Nomor 03 Tahun 2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," bunyi surat edaran tersebut.

Meskipun larangan bepergian ke luar negeri telah dicabut, setiap PNS yang ingin bepergian ke luar negeri tetap harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

Dalam SE juga disebutkan bahwa PNS yang melaksanakan perjalanan ke luar negeri harus terlebih dahulu memperoleh izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) atau pejabat yang diberikan delegasi kewenangan di bidang kepegawaian di lingkungan instansi masing-masing.

Jadi berdasarkan SE tersebut, jelas bahwa Lukas Enembe perlu untuk terlebih dahulu memperoleh izin tertulis agar dapat bepergian ke luar negeri, dalam hal ini Mendagri.

Lebih lanjut, sebagai seorang Gubernur dasar hukum yang dapat digunakan oleh Lukas Enembe dalam meminta izin tersebut adalah Keputusan Menteri dalam Negeri No. 116 Tahun 2003 tentang pemberian izin keluar negeri dengan alasan penting bagi pejabat negara dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di lingkungan pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota.

Adapun berdasarkan peraturan tersebut, syarat yang diperlukan untuk memintakan izin tersebut hanyalah dua, yakni:
1. surat keterangan dari dokter yang merekomendasikan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, dan Ketua/Wakil Ketua/Anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota harus melakukan pengobatan ke RS di luar negeri

2. Surat pernyataan perjalanan ke luar negeri dibiayai Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota, dan Ketua/Wakil Ketua/Anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan

Dengan demikian, selama Lukas Enembe memenuhi syarat tersebut, ia dapat meminta izin kepada Mendagri untuk melakukan pengobatan di luar negeri.

Namun tentu perlu diingat bahwa tidak berkaitan dengan penetapan tersangka yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun terhadap pencekalannya dari Imgirasi, dan dirinya juga tidak bisa menggunakan surat tersebut untuk menghindari proses hukum yang perlu dijalaninya.

Simak Video: Terungkapnya Lukas Enembe yang Doyan Judi di Negara Tetangga

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT