Pengusaha Emak-emak Wajib Melek Digital Jika Mau Bisnisnya Makin Cuan

ADVERTISEMENT

Pengusaha Emak-emak Wajib Melek Digital Jika Mau Bisnisnya Makin Cuan

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 02 Okt 2022 20:30 WIB
Ilustrasi bisnis online
Ilustrasi Pebisnis Perempuan. Foto: shutterstock
Jakarta -

Ribuan perempuan pelaku UMKM yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) lakukan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2022. Hadir dalam acara itu di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Sandiaga Uno mengatakan, sudah saatnya IWAPI membangkitkan ekonomi melalui digitalisasi. Menurutnya digitalisasi akan bisa menjadi pemantik bagi tumbuh kembangnya pengusaha perempuan

"Inilah, tulang punggung 75% dari ekonomi kreatif kita dan memanfaatkan teknologi platform digital. Lalu, 60% dari usaha ibu-ibu, dibantu oleh konten-konten kreatif , dan sekarang Indonesia merangsek posisi 3 besar dunia dari ekonomi kreatif," ucanya dikutip Minggu (2/10/2022).

Dia melanjutkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan secara sukarela menggandeng ribuan anggota IWAPI, untuk melek digitalisasi untuk memasarkan produk ekonomi kreatifnya.

"Kita bisa pulih kalau IWAPI bekerjasama dengan kita up-skilling, re-skilling dan new-skilling. Kita punya beberapa program, mulai dari Kata Kreatif, Apresiasi Kreasi Indoensia, Widuri, Wirausaha Digital dan Mandiri, nanti kita gerakan cinta dan bangga produk lokal," ungkap Sandiaga Uno.

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dengan ribuan anggota perempuan pengusaha IWAPI, untuk menciptakan lagi pelaku UMKM perempuan.

"Sebenarnya, kami dari BUMN sudah lama punya program yang sangat signifikan dan kuat, yaitu PM Mekar. Di mana permodalan kepada ibu-ibu ultra mikro di desa-desa ada pinjaman modal Rp 1 juta sampai Rp 4 juta, jumlah nasabahnya pun sudah 12.6 orang, dan kita akan dorong terus sampai 20 juta nasabah," ucapnya.

Dia pun percaya, bila pengusaha atau pelaku UMKM perempuan, akan sangat teliti dan mampu membangkitkan ekonomi keluarga di berbagai daerah. Sehingga, secara bersamaan, mampu meningkatkan ekonomi nasional.

"Ini potensi yang luar biasa, bahwa ekonomi Indonesia akan terus tumbuh 5% ke depan. Dan saya berharap, IWAPI - BUMN, bisa bersinergi," katanya.

Ketua Umum IWAPI Nita Yudi menjelaskan, dalam Rakernas 2022 ini, fokus pada kolaborasi antara Indonesia dengan negara-negara ASEAN.

"Untuk tahun ini, kita dipercaya pemerintah untuk jadi vocal point dari AWEN, merupakan organisasi perempuan khusus pengusaha yang dibentuk ASEAN, jadi selama Rakernas ini akan ada AWEN Awards, bisnis matching antara Indonesia dengan 10 negara ASEAN," tutur Nita Yudi.

Untuk itu, fokus Rakernas tahun ini, selain pemberdayaan perempuan dibidang UMKM, IWAPI juga mempersiapkan anggotanya untuk ekspor, terutama ke negara-negara ASEAN. Persiapan pun dimulai dari nol, seperti pelatihan, mempersiapkan dokumen ekspor, kualitas produk, sampai negara tujuan ekspor.



Simak Video "Terekam CCTV! Aksi Emak-emak di Polman Curi Duit di Toko Mainan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT