Airlangga Pede Ekonomi Masih Tumbuh di Atas 5,4%, Ini Pemicunya!

ADVERTISEMENT

Airlangga Pede Ekonomi Masih Tumbuh di Atas 5,4%, Ini Pemicunya!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 04 Okt 2022 11:45 WIB
Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih menghadapi ancaman pandemi COVID-19. OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 4,9% di tahun 2021.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan tumbuh dengan pesat di kuartal III tahun ini. Bila di kuartal II ekonomi tumbuh 5,4%, menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ekonomi masih bisa tumbuh di atas itu di kuartal III.

"Pertumbuhan ekonomi dalam 3 kuartal ini sudah di atas 5% dan terakhir di 5,44% (di kuartal II). Diperkirakan di kuartal III ini juga pertumbuhan hampir sama atau sedikit di atas 5,4%," ungkap Airlangga dalam acara Rakernas Kebijakan Satu Peta, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (4/10/2022).

Salah satu faktor suburnya pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah meningkatnya pergerakan sektor industri. Hal ini tercermin dari indeks PMI Manufaktur di bulan September yang mencapai 53,7 poin. Indeks PMI Manufaktur ini masih tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara.

"Salah satu indikatornya adalah PMI kemarin yang sebesar 53,7 poin. Jadi itu sudah ada di atas, termasuk salah satu yang tertinggi, bersama dengan Thailand di negara-negara Asean," sebut Airlangga.

Selama 3 bulan, PMI Manufaktur Indonesia memang meningkat. Di bulan Juli mencapai 51,3 poin, di bulan Agustus naik tipis jadi 51,7 poin, nah di bulan September meningkat secara pesat menjadi 53,7 poin.

PMI adalah indeks yang menunjukkan arah tren ekonomi di sektor manufaktur. PMI memberi informasi tentang kondisi bisnis manufaktur, yang bisa menjadi pertimbangan perusahaan atau investor dalam mengambil keputusan.

PMI di atas 50 menunjukkan sektor manufaktur mengalami ekspansi atau kemajuan. PMI di bawah 50 menunjukkan sektor manufaktur mengalami kontraksi atau perlambatan. Misalnya terjadi penurunan permintaan dari konsumen.

(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT