Vaksin Meningitis Langka dan Tiket Pesawat Bikin Travel Umrah Was-was

ADVERTISEMENT

Vaksin Meningitis Langka dan Tiket Pesawat Bikin Travel Umrah Was-was

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 04 Okt 2022 17:11 WIB
Ilustrasi ibadah haji dan umrah
Foto: dok. detikcom
Jakarta -

Travel umrah saat ini mengaku sedang was-was dengan langkanya ketersediaan vaksin meningitis di beberapa wilayah di Indonesia. Tak cuma itu, ketersediaan tiket pesawat juga membuat para travel deg-degan.

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP Amphuri) Farid Aljawi mengungkapkan saat ini penyelenggara perjalanan umrah berupaya untuk memenuhi syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Farid mengungkapkan, sebenarnya untuk kewajiban vaksin meningitis ini hanya di Indonesia. Tak ada aturan terkait vaksin tersebut di Arab Saudi.

"Kami sebagai penyelenggara tunduk dan patuh ke pemerintah, jadi syarat kami penuhi," kata dia saat dihubungi, Selasa (4/10/2022).

Dia menambahkan, menurut informasi dari Kementerian Kesehatan vaksin tersedia pada awal bulan ini. Namun butuh waktu untuk distribusi ke seluruh Indonesia. Padahal keberangkatan itu selalu ada setiap harinya.

"Di Jakarta saja bisa 3.000 orang per hari. Sejak dibuka pada 31 Juli 2022 sudah ada 210 ribu jamaah yang berangkat. Itu artinya sempat ada 100 ribu orang yang berangkat umroh. Sekarang Kemenkes biang punya 100 ribu sampai 150 ribu, buat berapa hari saja sudah habis. Jadi jangan sampai masyarakat jadi korban," jelasya.

Tak cuma soal vaksin, ketersediaan tiket pesawat juga disebut kurang aman. Hal ini karena turunnya ketersediaan armada pesawat.

"Pesawatnya juga berkurang. Beda dengan sebelum pandemi dan harga tiketnya juga naik," kata dia.

Hal ini memungkinkan travel umroh untuk meminta biaya tambahan kepada calon jamaah. "Karena harga tiket pesawat naik yang disebabkan harga avtur yang naik," jelas dia.

(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT