Formula E Bikin Gaduh, Ingat Lagi Berapa Duit yang Dihabiskan Anies

ADVERTISEMENT

Formula E Bikin Gaduh, Ingat Lagi Berapa Duit yang Dihabiskan Anies

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Kamis, 06 Okt 2022 10:29 WIB
Rangkaian balap Formula E Jakarta dimulai sejak Sabtu (4/6/2022) pukul 07.15 WIB. Pada jam tersebut para pebalap telah melakoni sesi latihan bebas.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tengah menjadi sorotan karena ikut terseret dugaan tindak korupsi penyelenggaraan Formula E di Ibu Kota. Hal ini membuat ia sempat dipanggil ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 7 September kemarin.

Terbaru Anies menjamin bahwa dirinya tak menerima uang serupiah pun dari dugaan kasus Formula E yang diusut KPK. Dia meminta pihak yang menuduhnya untuk membuktikan tuduhan tersebut.

Lalu, berapa dana yang dikeluarkan untuk ajang Formula E?

Biaya pelaksanaan Formula E setiap tahunnya yang dibayarkan Pemprov DKI ke Formula E melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), membutuhkan Rp 150 miliar.

Sementara, dikutip dari Antara, Jumat (27/5/2022), untuk pembangunan sirkuit Formula E di Kawasan Ancol mengeluarkan anggaran sekitar Rp 60 miliar. Jumlah tersebut menggunakan sumber dana dari Jakpro.

"Untuk aspalnya, kan sudah tahu hampir Rp 60 miliar, selebihnya pembangunan grandstand dan segala macamnya," ujar Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad Sahroni.

Pembangunan sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer itu, dilaksanakan oleh kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama. Sirkuit ini memiliki 18 tikungan, dengan bentuk menyerupai kuda lumping. Selain biaya membangun sirkuit, panitia juga membangun fasilitas pendukung lainnya seperti panggung penonton, garasi pembalap (paddock) dan fasilitas lainnya.

Biaya Komitmen

Dalam catatan detikcom, pada September 2019, beredar surat dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta ke Anies yang berisi rincian biaya komitmen Formula E. Biaya komitmen itu, wajib dibayarkan Pemprov DKI ke pihak Formula E melalui Dispora DKI Jakarta. Jika ditotal, rincian awal itu senilai sekitar Rp 2,3 triliun. Namun kabarnya biaya komitmen fee itu akhirnya batal.

Kemudian JakPro bersama FEO membuat kesepakatan baru terkait biaya komitmen. Disebutkan bahwa, kesepakatan baru itu salah satunya mengenai pemangkasan biaya komitmen menjadi Rp 560 miliar untuk 3 musim balapan.

Untuk Rp 560 miliar itu, telah dibayarkan Pemprov DKI ke Formula E melalui APBD. jadi, biaya pelaksanaan Formula E setiap tahunnya membutuhkan Rp 150 miliar. Pihak JakPro sendiri mengklaim bila Rp 150 miliar per tahun itu tidak akan bersumber dari APBD.

Dalam penjelasan Pemprov DKI melalui Diskominfotik, dana Rp 150 miliar itu sebagai biaya pelaksanaan Formula E Jakarta. Artinya, jika Formula E digelar 3 tahun berturut-turut, dana yang dibutuhkan selama penyelenggaraan Formula E Jakarta sebesar Rp 450 miliar, di luar commitment fee Rp 560 miliar yang sudah dibayarkan ke FEO.

Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto menjelaskan uang pelaksanaan itu akan diperuntukkan bagi penyiapan infrastruktur hingga pemeliharaan sirkuit balapan Formula E jika diakumulasikan. Biaya itu disebut akan didapat dari pihak ketiga atau sponsor Formula E.



Simak Video "Anies soal Tuduhan Terima Uang Formula E: Bawa Dong Buktinya!"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT