Gubernur BI Ungkap RI Ranking 2 Makanan Halal, Peringkat 3 Fesyen Muslim

ADVERTISEMENT

Gubernur BI Ungkap RI Ranking 2 Makanan Halal, Peringkat 3 Fesyen Muslim

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 06 Okt 2022 15:33 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wrjiyo
Foto: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Wrjiyo (istimewa/BI)
Jakarta -

Hari ini Bank Indonesia (BI) membuka Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-9 tahun 2022. Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan ekonomi syariah sedang dikembangkan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Perry juga menjelaskan saat ini Indonesia masuk dalam kategori pemain utama di kancah global. Secara keseluruhan ekonomi syariah, Indonesia menduduki peringkat 4.

"Yaitu Indonesia masuk peringkat 4 dalam keseluruhan ekonomi syariah global, peringkat 2 untuk makanan halal, dan peringkat 3 untuk fesyen muslim. Hal ini menunjukkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia yang secara konsisten terus mengalami kemajuan yang signifikan," kata Perry dalam pembukaan ISEF di JCC, Kamis (6/10/2022).

Dia menjelaskan saat ini berbagai pihak terus mendorong kontribusi ekonomi syariah untuk mendukung pemulihan ekonomi secara lebih cepat dan lebih kuat. Perry menambahkan pada kegiatan ISEF ke-9 memiliki tiga topik utama yaitu Economic Inclusion, Halal & Green Lifestyle, dan Digitalization dengan rangkaian kegiatan bertaraf nasional dan internasional tetapi tetap merakyat, yang diselenggarakan sepekan pada 5-9 Oktober 2022.

Dia menyebut ada beberapa kegiatan dalam ISEF 2022 termasuk Mukernas HEBITREN, perluasan sertifikasi halal, INHALIFE halal lifestyle, International Hajj Conference, hingga forum wisata internasional.

"Di bidang keuangan syariah, kegiatan termasuk IsDB-IFSB Seminar on 10 Year Framework Strategy on Islamic Finance Development, International Conference on Zakat and Waqf, dan International Fiqh Conference," ujar dia.

Penyelenggaraan kegiatan ISEF telah dimulai dengan rangkaian kegiatan Road to ISEF 2022 sejak April lalu, melalui Festival Ekonomi Keuangan Syariah (FESyar) yang diselenggarakan tiga kali di tingkat wilayah yaitu FESyar wilayah Timur Indonesia dipusatkan di Sulawesi Selatan, FESyar wilayah Sumatera di Aceh, dan FESyar wilayah Jawa di Jawa Timur.

"Alhamdulillah, rangkaian kegiatan webinar nasional dan internasional, business matching, showcase internasional, dan eksibisi berjalan sukses. Rangkaian kegiatan FESyar tersebut diikuti lebih dari 372,9 ribu peserta dengan kesepakatan bisnis Rp 9,43 triliun, termasuk hasil lelang wakaf produktif," ujarnya.

Perry menyebut dalam penyelenggaraan ISEF ke-9 tahun ini ada tiga hal spesial yang merupakan wujud konkret peran ISEF sebagai hamzah washal secara berjamaah dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT