Ssstt, Facebook Mau PHK 12 Ribu Karyawan Nih

ADVERTISEMENT

Ssstt, Facebook Mau PHK 12 Ribu Karyawan Nih

Tim detikcom - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2022 16:25 WIB
Facebook employees take a photo with the companys new name and logo outside its headquarters in Menlo Park, Calif., Thursday, Oct. 28, 2021, after the company announced that it is changing its name to Meta Platforms Inc. (AP Photo/Tony Avelar)
Foto: AP/Tony Avelar
Jakarta -

Meta dilaporkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara diam-diam karyawannya di Facebook. Pemangkasan jumlah pegawai disebut karena hambatan global dan penurunan belanja iklan yang selama ini menjadi masalah serius bagi raksasa teknologi.

Sebuah laporan dari Business Insider menyatakan, dalam diskusi antara staf dan CEO Mark Zuckerberg, para eksekutif mengatakan kepada direktur di seluruh perusahaan bahwa mereka harus memilih setidaknya 15% dari tim mereka untuk diberi label 'membutuhkan dukungan' dalam peninjauan internal.

Mengutip economic times, restrukturisasi selektif ini mengisyaratkan kemungkinan PHK sekitar 15% dari tenaga kerja, atau sekitar 12.000 karyawan.

Menurut laporan tersebut, potensi PHK terungkap dalam postingan pekerja Meta di sebuah aplikasi yang populer di kalangan pekerja teknologi bernama Blind. Untuk menggunakan aplikasi itu, diperlukan alamat email perusahaan yang valid untuk digunakan secara anonim.

"15 persen ini kemungkinan akan dimasukkan ke dalam PIP (performance improvement plan) dan dilepaskan," tulis orang itu.

Postingan tersebut lantas memicu ratusan komentar dari pekerja Meta lainnya. Perdebatan yang terjadi soal berapa banyak orang yang akan dipecat.

Dalam proses peninjauan karyawan Facebook, seseorang yang dilabeli 'membutuhkan dukungan' tersebut dianggap berkinerja di bawah target benchmark. Karyawan seperti itu dimasukkan ke dalam PIP, yang lebih sering mengakibatkan PHK.

Pekan lalu, Meta mengumumkan jeda dalam perekrutan dan restrukturisasi berikutnya karena kekhawatiran resesi menjulang besar di seluruh dunia.

Keputusan induk Facebook itu juga terjadi pada sejumlah teknologi lainnya seperti Apple, Microsoft dan Google. Perusahaan-perusahaan ini telah membekukan perekrutan atau mulai membagikan slip merah muda kepada staf mereka untuk merasionalisasi biaya dan mempertahankan margin operasi.

"Saya berharap ekonomi akan lebih stabil sekarang, tetapi dari apa yang kami lihat sepertinya belum, jadi kami ingin merencanakan agak konservatif," kata Zuckerberg kepada karyawan selama sesi tanya jawab mingguan.

Dia mengatakan Meta akan memotong anggaran di sebagian besar tim dan tim individu harus mencari cara untuk menangani perubahan jumlah karyawan. Pada Juni lalu, Meta mengatakan pihaknya berencana untuk memotong perekrutan insinyur setidaknya 30% tahun ini.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT