Pengakuan Luhut Ogah Jadi Presiden, Paling Enak Jadi Tentara!

ADVERTISEMENT

Pengakuan Luhut Ogah Jadi Presiden, Paling Enak Jadi Tentara!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 10 Okt 2022 08:18 WIB
Poster
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -
Kalau orang tanya saya mana yang paling bahagia di dalam hidup kamu? Saya akan tetap jawab waktu saya jadi tentaraLuhut Binsar Pandjaitan

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sebuah pengakuan yang mengejutkan. Luhut menyatakan tidak ingin menjadi presiden maupun jadi wakil presiden.

Artinya, di kontestasi Pemilu 2024 nanti Luhut tidak akan maju jadi calon presiden maupun wakil presiden. Pengakuan itu diungkapkan Luhut dalam peluncuran buku biografinya bertajuk 'Luhut' karya penulis Noorca M. Massardi.

"Terima kasih pada mereka yang telah bantu saya dalam banyak hal, sehingga katanya saya populer. Tapi, untung saya nggak mau jadi (calon) presiden atau calon wakil presiden," ungkap Luhut dalam acara peluncuran di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2022).

"Jadi saya boleh ngomong bebas," lanjutnya.

Sosok Luhut sendiri cukup sering bolak-balik masuk ke dalam jajaran kementerian. Khususnya di zaman kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di kepemimpinan Presiden Jokowi saja, Luhut pertama kali menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia pada 31 Desember 2014 hingga 2 September 2015.

Lalu pada 2015 hingga 2016 ia ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Dia juga sempat menjabat sebagai Plt. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada Agustus 2016 menggantikan Arcandra Tahar.

Malah, Luhut juga pernah menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI pada Kabinet Persatuan Nasional (2000-2001).

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT