RI Punya Pabrik Vaksin Berbasis mRNA, Pertama di Asia Tenggara

ADVERTISEMENT

RI Punya Pabrik Vaksin Berbasis mRNA, Pertama di Asia Tenggara

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2022 22:20 WIB
Pekerja bagian produksi Sinovac Biotech Ltd berada di pabrik barunya di kawasan Daxing, Beijing, China, Selasa (18/1/2022). Beroperasinya pabrik baru tersebut, Sinovac mampu menghasilkan tiga hingga empat miliar dosis vaksin COVID-19 per tahun. ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie/rwa.
Ilustrasi pabrik vaksin/Foto: ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pabrik Biofarmasi PT Etana Biotechnologies Indonesia di Kawasan Industri Pulogadung (JIEP), Jakarta. Pabrik ini diklaim sebagai produsen vaksin berbasis mRNA pertama di Asia Tenggara.

"Saya sangat menyambut baik apa yang telah dilakukan oleh PT Etana Biotechnologies Indonesia dalam memproduksi vaksin dengan platform mRNA, dan ini adalah yang pertama di Asia Tenggara," kata Jokowi dalam siaran Sekretariat Presiden, Jumat (7/10/2022).

Jokowi menegaskan kehadiran produsen vaksin di dalam negeri sangat diperlukan untuk menghadapi kemungkinan datangnya pandemi di masa yang akan datang.

"Kita nggak mau lagi ada pandemi, tetapi kalau di dalam negeri siap industrinya, paling tidak kita menjadi lebih tenang," ujarnya.

Jokowi pun mengapresiasi gerak cepat PT Etana Biotechnologies Indonesia untuk menghasilkan vaksin COVID-19.

"Dan yang saya senang, kerjanya diam-diam. Saya sendiri nggak tahu, tahu-tahu jadi. Ini yang saya senang kayak gini. Bukan yang ngomong terus, tapi saya tunggu-tunggu nggak jadi-jadi. Ini diam-diam langsung jadi. Itu yang saya senang," imbuhnya.

Lebih lanjut, Jokowi memerintahkan kepada jajaran terkait terutama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mendukung pengembangan industri biofarmasi guna terwujudnya kemandirian Indonesia di sektor farmasi.

"Saya minta Pak Menko, Pak Menteri Kesehatan agar industri PT seperti Etana ini betul-betul didukung, di Kementerian Kesehatan juga mendukung sehingga ini bisa berkembang tidak hanya di biofarmasi, bioteknologi, tetapi juga nantinya bisa masuk ke hewan, bisa masuk ke tanaman, sehingga semuanya kita memiliki kemandirian dan kita bisa berdikari, betul-betul berdikari," tutur Jokowi

Sebelumnya pada September 2022, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) untuk Vaksin AWcorna. Vaksin COVID-19 ini didaftarkan oleh PT Etana Biotechnologies Indonesia dan dikembangkan melalui transfer teknologi serta penelitian bersama Abogen-Yuxi Walvax, China.

Vaksin ini juga telah mendapatkan fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia dan sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

(aid/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT