Lampu Kuning Bagi Kaum Pekerja Jelang Masa Resesi

ADVERTISEMENT

Lampu Kuning Bagi Kaum Pekerja Jelang Masa Resesi

Edward. F. Kusuma - detikFinance
Senin, 24 Okt 2022 09:56 WIB
Jakarta -

Berbagai sektor usaha sedang memasang kuda-kuda jika gelombang panas resesi mulai mendekat. Belakangan, berbagai kejadian bertaraf global seperti pandemi hingga perang antar negara mendobrak habis pertahanan ekonomi Indonesia. Namun, ekonomi negeri ini masih bertahan di garis tepi jurang inflasi.

Bagai api dalam sekam, situasi ekonomi Indonesia saat ini bergejolak dan tidak menimbulkan banyak riak. Sebagian masyarakat pun memahami mengapa pemerintah melepas subsidi hingga membuat harga BBM melambung tinggi. Sementara itu, para pengusaha pun tetap berstrategi agar kondisi tidak kian memburuk akibat kebijakan efisiensi.

Anthony Leong, Ketua Umum Perhimpunan Pengusaha Jasa Kantor Bersama Indonesia (PERJAKBI) mengungkapkan bahwa ada taktik umum yang perlu dikakukan oleh para pengusaha di tengah situasi yang sulit diprediksi. Menurutnya, dengan cara ini setidaknya arus ekonomi perusahaan masih bisa dikendalikan.

"Saran kepada para pengusaha, utamakan cashflow. Jangan sampai valuasi dan sebagainya ini membuat kita tidak bisa bergerak lagi," ungkap Anthony dalam d'Mentor Kamis (20/10).

Ia mengambil contoh jatuhnya beberapa perusahaan rintisan yang terjadi belakangan ini. Menurutnya, kondisi itu terjadi karena dana investor yang tersendat. Akibatnya, gelombang PHK pun terjadi.

Menyoal prediksi PHK di masa resesi, Anthony berteori masa resesi bisa digunakan bagi para pengusaha untuk memangkas beban produksi. Ia meyakini bahwa tahun 2023 akan ada waktu dimana resesi tidak melulu tentang jatuhnya sektor ekonomi. Dengan kata lain, resesi bisa menjadi dua mata pisau bagi para pengusaha.

"Banyak perusahaan juga menunggu momen yang tepat untuk melakukan PHK. Somehow mereka tidak susah-susah amat melakukan itu karena ada momen yang pas. Curi kesempatan. Ada kondisi dimana sekarang ini sumber daya manusia bisa tergantikan dengan sistem," ungkapnya.

Saksikan video lengkap d'Mentor: Ancang-ancang Pengusaha, Resesi 2023!

[Gambas:Video 20detik]



(vys/ed)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT