4 Fakta Kanye West Didepak dari Daftar Miliarder Forbes

ADVERTISEMENT

4 Fakta Kanye West Didepak dari Daftar Miliarder Forbes

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Kamis, 27 Okt 2022 06:45 WIB
PARIS, FRANCE - OCTOBER 02: Kanye West aka Ye is seen wearing a Balenciaga boxing mouthguard, outside Givenchy, during Paris Fashion Week - Womenswear Spring/Summer 2023 - Day Seven on October 02, 2022 in Paris, France. (Photo by Edward Berthelot/GC Images)
Kanye West/Foto: GC Images/Edward Berthelot
Jakarta -

Majalah Forbes baru saja 'mendepak' rapper kenamaan dunia, Kanye West dari daftar miliarder. Kondisi ini diakibatkan hubungan kemitraannya dengan beberapa pihak yang tidak berjalan mulus hingga kekayaannya turun drastis.

Dikutip dari CNN, ditulis Kamis (27/10/2022), ada sejumlah hal yang membuat sejumlah merek memutus kerja sama dengan Kanye West.

4 Fakta Kanye West Tak Masuk Daftar Miliarder:

1. Dipicu Kaos 'White Lives Matter'

Sebelumnya, pria yang akrab disapa Ye ini sempat membuat kontroversi. Yang pertama ialah komentarnya yang mengandung unsur antisemitisme yang dianggap tidak bisa ditolerir oleh banyak pihak.

Antisemitisme sendiri merupakan sikap permusuhan atau bentuk ketidaksukaan terhadap kaum Yahudi. Ucapan Ye dinilai melanggar nilai-nilai perusahaan yang menghormati nilai keberagaman, inklusi, saling menghormati dan keadilan.

Ye sempat menggunakan T-shirt dengan tulisan White Lives Matter dalam peragaan busana koleksinya, jelang penutupan Paris Fashion Week. Di mana, ungkapan itu dikaitkan dengan kelompok supremasi kulit putih, termasuk Ku Klux Klan.

Ungkapan itu bertentangan dengan Black Lives Matter, yang mewakili penentangan terhadap rasisme dan kebrutalan polisi, digunakan secara luas setelah George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, dibunuh oleh seorang petugas polisi di Minneapolis pada musim panas 2020 silam.

Kanye West Pakai Kaus Kontroversial 'White Lives Matter'Kanye West Pakai Kaus Kontroversial 'White Lives Matter' Foto: Twitter/Candece Owens

2. Kerja Sama dengan Merek Kandas

Aksi kontroversialnya itu menyebabkan berbagai merek meninjau ulang kesepakatan kerja samanya dengan Ye. Akhirnya beberapa merek seperti Balenciaga, Vogue, dan Gap mengakhiri kerja sama.

Terbaru, Adidas juga turut menyusul. Merek asal Jerman ini resmi mengakhiri kerja sama dengan Ye dalam sebuah pernyataan pada Selasa lalu, dan secara tegas menolak segala bentuk antisemitisme.

Padahal, kontrak mereka baru akan berakhir pada 2026. Adidas juga sudah bermitra dengan Ye sejak 2013 silam. Namun ucapan Ye dinilai melanggar nilai-nilai perusahaan yang menghormati nilai keberagaman, inklusi, saling menghormati dan keadilan.

Kanye West klaim punya harta ratusan triliun. Cek halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT