Orang Ini Dibayar Rp 1 Juta Tapi Kerjanya Diam Doang, Intip Caranya

ADVERTISEMENT

Orang Ini Dibayar Rp 1 Juta Tapi Kerjanya Diam Doang, Intip Caranya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 27 Okt 2022 10:40 WIB
Shoji Morimoto who charges 10,000 yen ($71.30) per booking to accompany clients and simply exist as a companion, poses at Shibuya crossing in Tokyo, Japan August 31, 2022. REUTERS/Kim Kyung-Hoon REFILE - CORRECTING RATE
Sosok Shoji Morimoto, Dibayar untuk Tidak Melakukan Apapun/Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Jakarta -

Berbagai macam profesi pekerjaan memang ada banyak sekali jenisnya, mulai dari bidang jasa, transportasi, kesehatan, keamanan, perkantoran hingga tenaga ahli.

Di luar macam-macam profesi ini masih ada banyak pekerjaan yang mungkin terdengar cukup unik atau masih asing di banyak kalangan. Salah satunya pekerjaan untuk tidak melakukan apapun. Benar, tidak melakukan apapun alias diam saja, dan dibayar!

Hal ini seperti yang dilakukan oleh pria asal jepang, Shoji Morimoto, yang menyewakan dirinya untuk menemani klien dan hanya menjadi pendamping tanpa melakukan apa-apa.

Dengan tidak melakukan apa-apa, dia dibayar US$ 71 atau sekitar Rp 1 juta (kurs Rp 14.600/dolar AS) untuk sekali penyewaan jasanya. Menariknya, jasa yang ditawarkan pria berusia 38 tahun ini laris. Ia sudah mendapatkan klien hingga 4.000 kali dalam 4 tahun terakhir.

"Pada dasarnya, saya menyewakan diri sendiri. Pekerjaan saya adalah berada di mana pun klien saya menginginkan saya dan tidak melakukan apa pun secara khusus," kata Morimoto sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Kamis (27/8/2022).

Sebelum menemukan pekerjaan yang dirasa cocok dengannya, Morimoto telah bekerja di sebuah perusahaan penerbitan dan ia sering dicaci maki karena tidak melakukan apa-apa.

Marimoto pun bertanya-tanya pada dirinya sendiri bahwa apa yang akan terjadi jika dirinya memberikan kemampuan untuk tidak melalukan apa-apa dalam layanan kepada klien.

Setelah sewa jasa unik yang dibuatnya ini berhasil, kini pekerjaan untuk tidak melakukan apapun telah menjadi sumber penghasilan utama bagi Morimoto. Penghasilan yang didapatnya juga diberikan untuk menghidupi anak serta istrinya.

Meskipun dia menolak untuk mengungkapkan berapa banyak yang dia hasilkan, dia mengatakan dia melihat sekitar satu atau dua klien sehari. Sebelum pandemi, itu tiga atau empat hari.

Hanya saja yang perlu diingat adalah, meski memiliki pekerjaan untuk 'menyewakan diri sendiri' bukan berarti Morimoto akan melakukan apapun yang diminta klien. Dia bahkan telah menolak tawaran untuk memindahkan lemari es dan pergi ke Kamboja, dan tidak menerima permintaan yang bersifat seksual.



Simak Video "Puluhan Orang Lemas dan Pingsan Berdesakan di Bursa Kerja Batam"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT