Kisruh Spotify vs Apple soal Biaya Aplikasi 30%

ADVERTISEMENT

Kisruh Spotify vs Apple soal Biaya Aplikasi 30%

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 03 Nov 2022 08:58 WIB
Miskolc, Hungary - May 20, 2018: Spotify starting up on an iPhone 8 connected to a new Skoda car.
Foto: Getty Images/Bence Bezeredy
Jakarta -

Perusahaan layanan streaming musik Spotify memberikan teguran keras terhadap Apple. Mereka mengecam langkah Apple pada penerapan 30% biaya App Store yang dibebani untuk transaksi layanan digital dalam aplikasi.

Pihak Spotify menyayangkan langkah Apple soal penerapan biaya App Store tersebut. Mereka menyebut Apple telah melakukan praktik persaingan usaha tidak sehat.

"Kami membicarakan ini karena ini mencerminkan praktik anti-persaingan Apple di seluruh papan," kata Harry Clarke, penasihat umum asosiasi dan pengacara kompetisi utama Spotify, dilansir dari CNN, Kamis (3/11/2022).

Spotify menolak untuk membayar potongan 30% dari bisnisnya ke Apple. Spotify sebagai gantinya, datang dengan tiga solusi, yang diyakini konsisten dengan kebijakan Apple.

Tetapi opsi yang ditawarkan itu akhirnya ditolak setelah menjalani tinjauan oleh pihak App Store. Hal ini memaksa perusahaan untuk pada dasarnya meninggalkan penawaran kepada pelanggannya untuk pembelian buku audio di aplikasi iOS-nya.

Spotify tidak memiliki jalan nyata untuk memaksa Apple menerima aplikasinya yang menampilkan tawaran buku audionya. Spotify menggunakan pertempuran kecil untuk menyerang Apple di media dan memusatkan perhatian pada pajak dalam aplikasi 30% perusahaan, yang telah lama dikritik oleh streamer dan lain-lain.

Dalam beberapa hari terakhir, Spotify telah mengeluarkan siaran pers yang panas dan berpartisipasi dalam cerita panjang tentang masalah ini dengan The New York Times.

"Kami pikir sangat penting bagi pengguna, pembuat kebijakan, dan otoritas persaingan untuk benar-benar memahami apa yang terjadi. Karena kami telah menemukan bahwa begitu mereka memahami apa yang terjadi, hampir ada kesepakatan bulat bahwa itu tidak adil," ujar Harry Clarke.

Harry Clarke mengatakan penting bagi perusahaan untuk mengangkat masalah ini ke media karena pengguna Spotify mungkin tidak mengerti mengapa pengalaman buku audio di aplikasi iOS begitu rumit.

Apple sendiri tidak secara langsung merespons keluhan masif dari Spotify. Perusahaan menyatakan tidak ada masalah dengan aplikasi pembaca yang menambahkan konten buku audio.

Lihat juga Video: Lagu 'Anti-Hero' Taylor Swift Pecahkan Rekor Spotify Global

[Gambas:Video 20detik]



(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT