Menhub Minta Waspada, 60,6 Juta Orang Diprediksi Wira-wiri saat Libur Nataru

ADVERTISEMENT

Menhub Minta Waspada, 60,6 Juta Orang Diprediksi Wira-wiri saat Libur Nataru

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 03 Nov 2022 20:45 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: dok. tangkapan layar YouTube Kemenhub)
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan persiapan untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Kemenhub memperkirakan, puncak mudik Nataru pertama pada 24-25 Desember 2022 dan puncak kedua 31 Desember 2022 dan 1 Januari 2023.

"Kita prediksikan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru, ini kita prediksikan tanggal 24-25 (Desember). Kemudian puncak arus yang kedua adalah 31-1 Januari," kata Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Kemenhub, Junaidi dalam acara Forum Diskusi Transportasi, di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis (3/11/2022)

"Tentu kita harus antisipasi prediksi-prediksi di sini untuk libur Natal dan libur Tahun Baru untuk wisata. Ini memang kita harus concern Natal dan Tahun Baru dan angkutan-angkutan wisata di mana pada saat mulai Desember ke Januari angkutan wisata, para pelaku perjalanan banyak yang memanfaatkan hari libur akhir tahun ini," paparnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan, berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub diprediksi pergerakan mobilitas masyarakat pada Nataru 2022-2023 sebanyak 22,4% dari jumlah penduduk Indonesia atau setara 60,6 juta orang.

"Dari 60,6 juta orang itu untuk di Jabodetabek 12,3% atau 7,5 juta orang yang akan melakukan perjalanan, mobilitasi baik untuk keperluan Natal dan mungkin Tahun Baru sekaligus melakukan wisata di lokasi-lokasi pariwisata yang ada," tambahnya.

Sementara itu, dia menuturkan, Direktorat Transportasi, Sungai dan Danau Kemenhub akan melakukan pemantauan di 11 lintasan besar penyeberangan. Dari 11 lintasan itu di antaranya Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, dan lain-lain.

"Kami dari Direktorat Transportasi, Sungai, Danau dan Penyeberangan akan melakukan pemantauan terhadap 11 lintasan-lintasan besar untuk angkutan penyeberangan," ujarnya.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT