Masih Amsyong, Angkasa Pura I Rugi Rp 813 M hingga Oktober 2022

ADVERTISEMENT

Masih Amsyong, Angkasa Pura I Rugi Rp 813 M hingga Oktober 2022

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 07 Nov 2022 16:54 WIB
PT Angkasa Pura I memprediksi kenaikan jumlah penumpang pada liburan Nataru 2021 sebesar 25 persen. Atau berkisar 10 ribu orang penumpang setiap harinya.
Ilustrasi Bandara yang Dikelola Angkasa Pura I (Foto: PIUS ERLANGGA)
Jakarta -

Kinerja PT Angkasa Pura I terpukul karena adanya pandemi COVID-19. Hingga Oktober 2022, pengelola bandara ini masih rugi Rp 813 miliar.

Direktur Utama Faik Fahmi menjelaskan, kinerja perusahaan sebenarnya telah mengalami pemulihan. Secara bulanan, perusahaan telah mencatat untung mulai bulan Juli dan diproyeksi akan berlanjut hingga Desember. Namun, kata dia, secara total sepanjang 2022 diproyeksi masih rugi.

"Yang jelas kalau 2022 EBITDA-nya sudah positif, cashflow sudah positif, tapi net profitnya yang masih negatif," ujarnya di Kementerian BUMN Jakarta, Senin (7/11/2022).

Dia mengatakan, hingga September 2022 perusahaan mencatat rugi Rp 1,1 triliun. Kemudian, kerugian itu turun di Oktober mencapai Rp 813 miliar.

"Yang jelas karena proyeksi kita akan positif (bulanan) sampai Desember mungkin semakin lama semakin menurun (ruginya)," ujarnya.

Pihaknya menargetkan, perusahaan mencetak untung pada tahun 2023.

Sementara, Direktur Pemasaran dan Pelayanan Devy Suradji menjelaskan, meski kinerja perusahaan terpukul karena adanya pandemi, perusahaan mampu melakukan pembangunan dan renovasi bandara.

"Walaupun selama pandemi dua tahun, Yogyakarta International Airport selesai, Banjarmasin kelar, kita sempat merenov Ujung Pandang, Lombok, Manado, Sentani, terus kemudian Kupang sama Ambon," katanya.

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT