Menko Airlangga Bertemu Direktur Bank Dunia di AS, Ini yang Dibahas

ADVERTISEMENT

Menko Airlangga Bertemu Direktur Bank Dunia di AS, Ini yang Dibahas

Erika Dyah Fitriani - detikFinance
Senin, 07 Nov 2022 22:38 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Direktur Pelaksana Pengembangan Kebijakan dan Kerja Sama Bank Dunia, Mari Elka Pangestu.
Foto: dok. Kemenko Perekonomian
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengunjungi Amerika Serikat dalam rangka menjalin hubungan bilateral. Dalam agenda tersebut, Ketua Umum Partai Golkar ini sempat menemui perwakilan Bank Dunia yang berasal dari Indonesia.

Adapun tokoh yang ditemuinya pada Minggu (23/10) ialah Direktur Pelaksana Pengembangan Kebijakan dan Kerja Sama Bank Dunia, Mari Elka Pangestu. Di hadapan Mari Elka, Airlangga membahas sejumlah rencana strategis Indonesia di lingkup ASEAN.

"Bu Mari membicarakan mengenai kepemimpinan Indonesia di ASEAN, di mana World Bank akan men-support terkait transformasi digital dan terkait SDGs, terutama untuk transisi energi. Ketiga yang kami usulkan adalah food security (ketahanan pangan)," ungkap Airlangga dikutip dari tayangan G24NewsTV, Senin (7/11/2022).

Ia merinci, pertemuan ini membahas peran Indonesia dalam konektivitas energi ASEAN, transformasi digital, ketahanan pangan, dan Partnership on Global Infrastructure and Investment (PGII).

Dikutip dari Antara, Airlangga menyinggung soal rencana Indonesia membangun konektivitas listrik di kawasan Asia Tenggara. Rencana ini meliputi beberapa negara, seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei.

Sementara itu, dilansir dari laman resmi Kemenko Perekonomian, Airlangga menyebut Pemerintah Indonesia telah melakukan pengembangan Data Center di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) dalam rangka transformasi digital.

Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan ekonomi digital di Indonesia dan konektivitas internasional, khususnya di Kawasan Asia Tenggara. Adanya KEK NDP diharapkan dapat menjadi salah satu potensi proyek pengembangan Data Center di Indonesia yang dapat menarik banyak investor.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya integrasi investasi digital dan sumber energi dalam ASEAN Digital Masterplan 2025. Ia menjelaskan ASEAN Digital Masterplan 2025 ialah desain lima tahun untuk memfasilitasi kerja sama regional dalam pengembangan sektor digital di ASEAN.

Terkait digitalisasi sektor finansial, Airlangga mengungkap pemerintah tengah mengambil langkah penyesuaian, seperti harmonisasi kepabeanan untuk e-commerce dan digitalisasi sektor pajak.

Selain itu, ia juga membahas mengenai topik ketahanan pangan. Airlangga mengungkap telah digagas ASEAN Reserve Fund untuk memastikan ketersediaan komoditas beras di Kawasan Asia Tenggara.

Airlangga juga menyinggung upaya terkait perubahan iklim. Menurut studi dari Bank Dunia, produksi pangan global menghasilkan emisi karbon yang lebih tinggi dari produksi energi ataupun deforestasi. Untuk menyikapi hal itu, menurutnya Pemerintah Indonesia perlu mengambil langkah-langkah pencegahan dengan menjalankan Produksi Panjang Berkelanjutan atau Sustainable Food Production.

[Gambas:Youtube]



(prf/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT