Begini Protokol Kesehatan dan Keselamatan di Operasional ASDP

ADVERTISEMENT

Begini Protokol Kesehatan dan Keselamatan di Operasional ASDP

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Rabu, 09 Nov 2022 18:00 WIB
Boarding kapal ferry
Foto: dok.ASDP
Jakarta -

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendorong sistem operasional perusahaan berbasis Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (HSSE) secara excellence dan berkelanjutan. Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan aspek HSSE merupakan hal yang harus dipenuhi dan diprioritaskan dalam setiap aktivitas layanan dan operasional perusahaan.

"ASDP berkomitmen menempatkan HSSE menjadi prioritas tertinggi dalam menjalankan proses bisnis dan operasinya. Tentunya, tujuan utama penerapan HSSE yang excellence dan berkelanjutan ini adalah memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa," kata Shelvy dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11/2022).

Lebih lanjut, ia menjelaskan ASDP memastikan seluruh kegiatan operasional mengacu pada Sistem Manajemen Keselamatan (SMK). Adapun sistem ini berisi SOP dan checklist untuk menghadapi keadaan darurat, baik di kapal, gedung maupun di pelabuhan. Hal ini sesuai dengan persyaratan dari International Safety Management (ISM Code), International Standardization Organization (ISO) 9001 dan 45001 (Mutu dan K3) serta Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai PP nomor 50 Tahun 2012.

"ASDP pun telah melakukan berbagai upaya dalam mengelola aspek keselamatan operasional secara end to end mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan kegiatan operasi & investasi, monitoring & inspeksi perawatan kapal secara menyeluruh sesuai dengan prosedur hingga pemenuhan alat keselamatan baik bagi karyawan maupun pengguna jasa. ASDP juga menjamin bahwa semua fasilitas dan alat produksi telah sesuai dengan standar keselamatan dari pemerintah," paparnya.

Shelvy menambahkan ASDP akan menerapkan seluruh operasional di tingkat nasional dan internasional berorientasi pada nihil kecelakaan (zero accident), yang mengacu pada standar regulasi keselamatan pelayaran sesuai dengan ISM Code.

Selama pandemi, ia menyebut ASDP telah melakukan pelayanan sesuai dengan protokol kesehatan mulai dari keberangkatan, dalam perjalanan, hingga kedatangan. Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di pelabuhan dan kapal.

"Kami menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan wajib, mulai dari melakukan penyemprotan desinfektan ruang publik dan kapal, pemeriksaan suhu tubuh, pengaturan physical distancing saat penumpang akan masuk dan keluar maupun berada di kapal termasuk pengaturan antrean, mewajibkan penggunaan masker bagi pengguna jasa penyeberangan maupun petugas saat berada di pelabuhan dan kapal, penyediaan wastafel dan hand sanitizer serta pembatasan muatan penumpang sesuai dengan aturan yang berlaku di masing-masing daerah," ungkapnya.

Klik Selanjutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT