Balada Kabar PHK Induk Facebook yang Jadi Kenyataan

ADVERTISEMENT

Balada Kabar PHK Induk Facebook yang Jadi Kenyataan

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 10 Nov 2022 06:30 WIB
Jakarta -

Induk Facebook dan WhatsApp, Meta Platforms Inc mulai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada Rabu (9/11) pukul 06.00 pagi waktu setempat. Isu ini mencuat dari laporan terbaru Wall Street Journal.

"Karyawan tertentu yang kehilangan pekerjaan akan diinformasikan pada pagi hari," kata laporan itu dikutip dari Reuters, Rabu (9/11/2022).

Berikut 3 faktanya:

1. Karyawan Kena PHK Dapat Pesangon 4 Kali Gaji

Chief Executive Meta Mark Zuckerberg dikabarkan telah mengatakan hal itu kepada ratusan eksekutif pada Selasa (8/11). Dia tampak sedih dan mengaku akan bertanggung jawab atas kesalahan langkah perusahaan dan optimismenya yang berlebihan tentang pertumbuhan sehingga menyebabkan kelebihan pegawai.

Kepala Sumber Daya Manusia (SDM) Meta, Lori Goler mengatakan karyawan yang terkena PHK akan diberikan setidaknya empat bulan gaji sebagai pesangon. "Karyawan yang kehilangan pekerjaan akan diberikan setidaknya empat bulan gaji sebagai pesangon," ujar Goler.

2. Alasan Meta Lakukan PHK

Meta pada Oktober 2022 memperkirakan pendapatan yang lemah dan secara signifikan memprediksi lebih banyak pengeluaran tahun depan. Prospek mengecewakan itu datang seiring dengan pertumbuhan ekonomi global yang melambat.

Belum lagi, Meta dan segudang merek media sosialnya harus bersaing dengan platform TikTok yang sedang berada di atas angin. Kekhawatiran tentang pengeluaran besar-besaran untuk proyek metaverse juga dinilai menjadi ancaman Meta.

3. Sudah Lama Kode Mau PHK

Perihal efisiensi tenaga kerja, sebelumnya Zuckerberg sudah memberikan kode. Dia pernah mengatakan pihaknya akan membekukan perekrutan, menutup proyek, dan mengatur ulang tim untuk memangkas biaya. Hal itu dilakukan semata-mata untuk mensukseskan proyek metaverse.

Zuckerberg mengatakan investasi untuk proyek metaverse memakan waktu sekitar satu dekade untuk membuahkan hasil.

"Pada 2023, kami akan memfokuskan investasi kami pada sejumlah kecil area pertumbuhan prioritas tinggi. Jadi itu berarti beberapa tim akan tumbuh secara signifikan, tetapi sebagian besar tim lain akan tetap datar atau menyusut selama tahun depan," ungkap Zuckerberg pada akhir Oktober.

"Secara agregat, kami berharap untuk mengakhiri 2023 dengan ukuran tim yang kira-kira sama, atau bahkan organisasi yang sedikit lebih kecil dari kita sekarang," katanya menambahkan.

Pada Juni 2022, Meta juga telah memiliki rencana untuk mempekerjakan insinyur setidaknya 30% lebih sedikit. Kala itu, Zuckerberg juga memperingatkan karyawan untuk bersiap menghadapi penurunan ekonomi.

Simak juga Video: Mark Zuckerberg Mulai PHK Karyawan Meta

[Gambas:Video 20detik]




(aid/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT