RI, Malaysia, dan Singapura Rapat Bahas Keselamatan Pelayaran Selat Malaka

ADVERTISEMENT

RI, Malaysia, dan Singapura Rapat Bahas Keselamatan Pelayaran Selat Malaka

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rabu, 23 Nov 2022 14:42 WIB
RI Jadi Tuan Rumah Pertemuan Navigasi, Ajukan Perawatan 28 Sarana
RI Jadi Tuan Rumah Pertemuan Navigasi, Ajukan Perawatan 28 Sarana/Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta -

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali menjadi tuan rumah dan memimpin jalannya pertemuan The 27th Aids to Navigation Fund (ANF) Committee Meeting yang digelar oleh tiga negara pantai, Indonesia, Malaysia dan Singapura. The 27th ANF Committee Meeting berlangsung di Hotel Novotel Malioboro, Yogyakarta mulai Selasa (22/11).

Ini merupakan pertemuan tindak lanjut dari ANF Committee Meeting ke-26 yang dilaksanakan pada Juni di Nusa Dua, Bali. Masing-masing Negara Pantai menyampaikan laporan menyampaikan presentasi yang berisikan laporan atas pekerjaan perbaikan yang dilaksanakan pada kuartal III dan IV-2022. Selain itu, pada pertemuan ini juga akan dibahas Work Performance Audit Report 2022 serta program kerja 2023.

Bertindak selaku Chairman yang memimpin jalannya Pertemuan, Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan menyampaikan apresiasi atas kehadiran para delegasi baik dari Negara Pantai, Malaysia dan Singapura, serta delegasi lain dari negara user dan juga pihak terkait.

Senada dengan Lollan, Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan yang bertindak selaku Head of Delegation Indonesia, turut menyampaikan apresiasinya kepada negara pantai, kontributor, negara user, serta para pihak terkait yang menghadiri pertemuan ini baik secara daring maupun luring.

Hengki mengungkapkan, Pertemuan The 27th ANF Committee Meeting ini diselenggarakan secara hybrid mengingat pandemi Covid-19 belum juga berakhir. Namun demikian, pertemuan antar negara masih dapat dilaksanakan berkat adanya perkembangan teknologi teleconference.

"Dikarenakan Pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia, beberapa Negara bisa mengirimkan delegasinya, dan beberapa tidak memungkinkan untuk mengirimkan Delegasi. Namun demikian, pandemi ini hendaknya tidak mematikan semangat kita untuk terus menjaga keselamatan navigasi pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura," tukas Hengki.

RI ajukan perbaikan 28 sarana navigasi. Cek halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT