Kementan Diberi Waktu 6 Hari Pasok 600 Ribu Ton Beras ke Bulog

ADVERTISEMENT

Kementan Diberi Waktu 6 Hari Pasok 600 Ribu Ton Beras ke Bulog

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 23 Nov 2022 21:45 WIB
Pekerja membongkar muat beras di gudang Bulog Divre Banten di Serang, Banten, Rabu (29/12/2021). Dirut Perum Bulog Budi Waseso menjelaskan stok beras yang dimiliki pemerintah aman untuk konsumsi nasional hingga awal triwulan I 2022 dan akan bertambah 11,6 juta ton hasil panen peride Januari - Maret 2022 sehingga dipastikan masih surplus dan tidak perlu lagi mengimpor beras. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Jakarta -

Komisi IV DPR RI memberikan waktu kepada Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memenuhi pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) ke Perum Bulog. Jumlah beras yang harus dipenuhi sebanyak 600 ribu ton.

"Komisi IV DPR RI meminta pemerintah Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan beras nasional. Selanjutnya Kementan menyatakan sanggup untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras dalam negeri dari produksi dalam negeri sebesar 600 ribu ton yang akan dibeli Bulog dengan harga komersial dalam waktu 6 hari kerja sejak RDP hari ini," kata Sudin dalam kesimpulan rapat dengan Kementan hingga Perum Bulog di DPR, Rabu (23/11/2022).

Jika tidak bisa dipenuhi dalam 6 hari ke depan setelah rapat ini selesai. Maka dianggap data yang disampaikan oleh Kementerian Pertanian tidak valid

"Jika dalam 6 hari sejak RDP hari ini tidak terpenuhi, maka data yang diyakini dari Kementerian Pertanian tidak valid," lanjutnya.

Angka 600 ribu ton itu setelah hitung-hitung kebutuhan Bulog yang minimal harus mencapai 1 juta ton. Karena saat ini pasokan CBP di gudang Bulog tersisa 426 ribu ton.

Hal ini menyambung keterangan dari Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso alias Buwas yang mengatakan bahwa Kementerian Pertanian pernah berjanji akan membantu Bulog untuk menyerap beras petani 500 ribu ton. Namun, sampai saat ini tidak ada realisasi janji tersebut.

Buwas bercerita di hadapan Komisi IV DPR RI dan jajaran Kementan, bahwa janji itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi. Buwas mengatakan janji disampaikan Suwandi di hadapan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Bahkan pada saat itu ada yang janji juga di depannya Pak Menko bahwa kurun waktu tidak sampai 1 minggu akan menyetor beras 500 ribu ton untuk Bulog," kata Buwas.

"Ya Pak Wandi kan pada waktu itu (yang janji). Kurang lebih awal November pada saat itu. Sampai hari ini tidak terealisasi!" ungkapnya.

Buwas mengatakan hal itu disampaikan di forum rapat koordinasi terbatas (Rakortas). Ia juga menegaskan bahkan jika diarahkan untuk membeli 1 juta ton beras, Bulog sanggup meski anggarannya dari utang.

(ada/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT