Kisah King Kevin, Bos Planet Gadget yang Nyambi Jadi Tiktoker Sukses

ADVERTISEMENT

Kisah King Kevin, Bos Planet Gadget yang Nyambi Jadi Tiktoker Sukses

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 25 Nov 2022 16:39 WIB
Successful freelancer working on computer while staying at home
Ilustrasi Pria Sukses/Foto: Getty Images/iStockphoto/BartekSzewczyk
Jakarta -

Nama King Kevin sekarang ini cukup dikenal sebagai pembuat konten atau content creator di sosial media TikTok. Namun siapa sangka, pemilik akun @kingkevin_ ini bukanlah orang sembarangan.

Bukan hanya sebagai content creator, ia juga merupakan seorang pebisnis. King Kevin ialah pendiri PT Semua Karena Anugerah atau yang dikenal dengan nama Planet Gadget.

Meski demikian dalam sebuah program Youtube The Founder yang dibagikan oleh Lestari TV, King Kevin menceritakan bahwa dirinya tidak berasal dari keluarga yang berkecukupan. Terlihat dari ia memulai karier. Ia merupakan seorang yang hanya tempuh pendidikan hingga SD. Kemudian Kevin yang masih belia memutuskan untuk mulai merantau dan bekerja di bidang garmen.

"Latar belakang saya bukan akademis. Saya juga sekolah kalo to be honest itu hanya lulus SD. Saya kerja banyak di garmen, dari tukang jahit," jelas Kevin dalam sebuah tayangan Youtube Lestari TV.

Setelah cukup lama bekerja di bidang garmen, pada tahun 1996 saat dirinya berusia 23 tahun, dengan bekal pengalamannya King Kevin beranikan diri membuka bisnis grosir pakaian hingga 1998.

Barulah pada 1999, ia melihat peluang untuk bisnis telekomunikasi. Dengan itu ia memutuskan untuk memberikan bisnis pakaian kepada istrinya dan pindah haluan ke bisnis telekomunikasi dengan merintis toko HP kecil.

"Dari tahun 99 itu saya mencoba menekuni ilmu gadget ya... pada saat itu kita belum sebut gadget ya. Saat itu masih sebut ponsel atau seluler," ujar Kevin.

"Simpel kata saya di tahun 2000 saya mencoba ke Singapura. Jadi saya tahun 99 buka satu toko handphone itu di daerah Kuta, Kediri. Empat bulan itu saya tutup, saya menyerah," tambahnya King Kevin.

Namun tidak lebih dari sehari, dirinya memutuskan untuk kembali menjalani bisnis ini. Ia bahkan harus rela menggadaikan rumahnya sebagai modal untuk berangkat ke Singapura untuk menjalankan bisnisnya ini. Di Singapura dirinya pun mulai dari 'pemulung' handphone second. Saat itu dirinya membeli banyak handphone bekas untuk dikirimkan dan dijual kembali di Indonesia.

Siapa sangka ternyata strategi bisnisnya berhasil. Akhirnya di 2003 di merubah perusahaannya dari CV menjadi PT agar bisa melakukan impor handphone secara resmi.

Mendapatkan kesuksesan di Singapura lantas dirinya mencoba pasar di Hong Kong. Dengan modal kemampuan bahasa inggris dan mandarinya yang bisa dibilang cukup pas-pasan, Kevin berhasil mengimpor Nokia.

Adapun akhirnya di 2005 dirinya terinspirasi untuk membuka retail shop handphone. Lagi-lagi strategi bisnisnya ini kembali menjadi booming dan sukses.

Singkat cerita pada tahun 2007, sebelum masuknya Android ke Indonesia, King Kevin mulai membuat brand HP sendiri yang diberi nama "XP Mobile". Lalu, di tahun 2010, toko HP yang ia beri nama Planet Gadget ini mulai merambah.

Hingga kini, Planet Gadget milik King Kevin telah memiliki banyak cabang di berbagai kota-kota besar di Indonesia dan akan terus berinovasi menjadi ritel khusus dari berbagai merek handphone terlengkap. Mulai dari handphone dengan kategori low-end, mid-end, hingga premium.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT