Airlangga Minta Kemenperin Siapkan Jurus Atasi PHK

ADVERTISEMENT

Airlangga Minta Kemenperin Siapkan Jurus Atasi PHK

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 30 Nov 2022 16:42 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mencoba mobil listrik di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (24/11/2021). Acara tersebut merupakan penyerahan mobil listrik sebagai kendaraan resmi untuk mendukung kegiatan Presidensi G20 di Indonesia Tahun 2022.
Menko Airlangga Hartarto dan Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Kementerian Perindustrian untuk menyiapkan strategi untuk mencegah PHK. Airlangga mengklaim saat ini belum ada badai PHK di sektor industri, namun melihat kondisi perekonomian yang ada ancaman PHK tetap ada dan harus diantisipasi.

"Kami harap Kemenperin cari kebijakan lanjutan yang diperlukan, sangat diperlukan ini untuk antisipasi forward looking. Hari ini belum terjadi (badai PHK), namun ke depannya perlu diperhatikan agar tidak terjadi PHK," ungkap Airlangga dalam peluncuran Indeks Kepercayaan Industri (IKI), di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).

Airlangga juga meminta agar Kemenperin mempertahankan kebijakan sektor industri yang mendorong nilai tambah atau hilirisasi. Menurutnya, dengan mendorong nilai tambah dapat menjaga neraca dagang bisa tetap positif.

"Dan juga kebijakan industri dengan hilirisasi, subtitusi impor, dan export oriented terbukti menjaga neraca dagang selalu positif dan sampai akhir tahun masih aman," ungkap Airlangga.

Statistiknya, di sektor industri pengolahan di kuartal III syukurnya masih bertumbuh dengan baik sebesar 4,88% dengan kontribusi 16,1% ke PDB.

Airlangga menjelaskan beberapa sektor industri yang memiliki kontribusi besar ke ekonomi Indonesia. Misalnya, pengolahan baja dan juga industri otomotif.

"Beberapa ini terjadi akibat hilirisasi industri baja, baja jadi unggulan kompetitif kita yang mesti digenjot. Tentu juga ekosistem yang terkait otomotif, karena sektor ini menyumbang tenaga kerja besar dan juga PDB di manufaktur dan perdagangan," ungkap Airlangga.

Kemenperin sendiri hari ini meluncurkan survey Indeks Kepercayaan Industri (IKI). Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang survey ini dapat memetakan mana industri yang sedang ekspansi dan mana yang terkontraksi atau kinerjanya menurun. Survey ini diisi langsung oleh tiap perusahaan di 23 sektor industri.

Agus menilai survey IKI bisa digunakan pihaknya untuk menahan badai PHK di tanah air. Pasalnya, dengan survey ini bisa terlihat mana industri yang sedang mandek pertumbuhannya. Selanjutnya pihaknya akan memberikan perhatian khusus ke sektor tersebut, termasuk memberikan kebijakan yang tepat untuk menahan PHK terjadi pada sektor industri yang kinerjanya melemah.

"Ini (IKI) salah satu untuk kurangi PHK, jadi kita bisa deteksi ada kerentanan, misalnya di sektor tekstil. Kemudian kebijakan apa yang mau diambil supaya mereka tidak PHK karyawan. Ini fungsi dari itu. Diagnosa yang tepat," ungkap Agus.



Simak Video "Tekanan Bisnis Media Hiburan, Disney Bakal Pangkas 7 Ribu Staf"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT