Konsumsi BBM PLN Lampaui Kuota

Semester I-2006

Konsumsi BBM PLN Lampaui Kuota

- detikFinance
Rabu, 26 Jul 2006 14:56 WIB
Jakarta - Pemakaian BBM dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada semester I-2006 sudah melebihi kuota. Konsumsi BBM PLN mencapai 4,97 kiloliter (kl) atau melebihi 6-7 persen dari kuota sebesar 4,6 juta kl.Hal itu diungkapkan oleh Direktur Transmisi dan Distribusi PLN Herman Darnel Ibrahim di sela acara perkenalan pengurus The International Council on Large Electric System, di Kantor Indonesia Power, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (26/7/2006).Akibat melonjaknya pemakaian BBM ini, PLN harus melakukan pemadaman listrik secara bergilir yang tidak bisa dihindari.Peningkatan konsumsi ini terjadi karena banyak industri yang semula memakai genset kini beralih menjadi pelanggan PLN.Herman menjelaskan, sesuai rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) PLN, jumlah atau kuota BBM tahun 2006 ditargetkan hanya sebesar 9,2 juta kl.Menurut Herman, harga BBM sekarang ini sudah jauh melampaui harga BBM yang telah ditetapkan dalam RKAP sebesar Rp 5.000 per liter. Sementara harga BBM industri sekarang sudah mencapai Rp 6.300 per liter."Jadi kalau kecenderungan konsumsi dan harga BBM tetap seperti ini, kemungkinan pemadaman bergilir tidak bisa dihindari," jelasnya.Herman mengakui, besarnya konsumsi dan tingginya harga BBM saat ini telah membuat arus kas PLN terganggu.Maka itu, ungkap Herman, pemerintah harus melakukan sejumlah langkah seperti menambah subsidi listrik untuk menghindari pemadaman tersebut.Langkah lainnya untuk menghindari pemadaman adalah jika masyarakat melakukan penghematan listrik 10 persen sampai akhir tahun. Serta telah beroperasinya transmisi saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di jalur selatan."Kita harapkan SUTET beroperasi sebelum 17 Agustus 2006," kata Herman yang terpilih sebagai Ketua The International Council on Large Electric System (CIGRE). (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads