Jelang Tahun Baru, Harga Beras Mulai Naik Nih

ADVERTISEMENT

Jelang Tahun Baru, Harga Beras Mulai Naik Nih

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 14:07 WIB
Inflasi pada Juli 2022 sebesar 4,94% menjadi rekor tertinggi sejak Oktober 2015. Harga komoditas pun menjadi naik.
Foto: A.Prasetia/detikcom
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi kenaikan harga untuk beras kualitas premium. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menjelaskan untuk harga beras premium di penggilingan sebesar Rp 10.512 per kilogram pada November 2022.

Angka ini naik 10,19% dibandingkan November tahun sebelumnya. Dia menjelaskan hal ini juga terjadi pada beras kualitas medium sebesar 11,58% menjadi Rp 10.122 per kg, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp 9.542 per kg atau naik sebesar 9,54%.

Setianto menjelaskan harga beras di tingkat penggilingan naik sebesar 0,85% pada November dibandingkan Oktober mtm, dan naik sebesar 10,78% dibandingkan November 2021 atau yoy.

"Pada tingkat grosir, harga beras pada bulan November ini meningkat sebesar 0,6% secara mtm, dan 6,14% secara year-on-year," kata dia dalam konferensi pers, Kamis (1/12/2022).

Sedangkan untuk harga beras eceran naik sebesar 0,37% pada November yoy, dan naik 4,18% secara yoy.

Setianto menjelaskan untuk harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani selama November 2022 adalah Rp 5.397 per kg atau naik 16,06%, dan di tingkat penggilingan Rp 5.523 per kg atau naik 16,21% dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada November 2021.

Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp 5.785 per kg atau naik 14,32% dan di tingkat penggilingan Rp 5.900 per kg atau naik 14,06%.

Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp 5.021 per kg atau naik 13,96% dan di tingkat penggilingan Rp 5.120 per kg atau naik 14%.

(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT